Wujudkan Madrasah Ramah Anak, Kemenag Nganjuk Inisiasi Gerakan 'Panca Cinta' Kontra Bullying

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, pencetus gerakan Panca Cinta untuk mewujudkan madrasah ramah anak dan bebas bullying. (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Seluruh jenjang madrasah di Kabupaten Nganjuk kini resmi mengadopsi sistem pengajaran baru yang berbasis pada karakter kasih sayang. 

Langkah ini diambil sebagai respons sekaligus solusi nyata untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Tim Pengawas Kemenag Nganjuk, Riza Firdausi, Kamis (18/6/2026) menjelaskan bahwa seluruh jenjang madrasah di Kabupaten Nganjuk mulai dari Raudhatul Athfal (RA), hingga Madrasah Aliyah (MA) kini mengadopsi sistem pengajaran karakter kasih sayang. Karakter ini dijabarkan ke dalam lima pilar utama yang disebut Panca Cinta.

Lima pilar tersebut dirancang untuk menyentuh seluruh aspek kehidupan siswa. Mulai dari Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya sebagai fondasi keimanan sejak usia dini, hingga Cinta Ilmu yang memotivasi anak agar memiliki semangat mandiri untuk terus belajar di tengah tantangan zaman.

"Salah satu poin krusial adalah Cinta Diri Sendiri dan Sesama. Pilar ini ditujukan untuk mengikis maraknya fenomena perundungan (bullying) dengan melatih siswa saling menghargai teman, menghormati yang lebih tua, serta menyayangi yang muda," ujar Riza menekankan pentingnya kesehatan mental dan sosial santri.

Selain hubungan antar manusia, gerakan ini juga menyentuh aspek lingkungan melalui pilar Cinta Alam dan Lingkungan. 

"Konsep ini diperkuat melalui Ekoteologi, di mana kepedulian terhadap lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan," tutur Riza 

Cinta NKRI, melengkapi gerakan ini dengan menanamkan jiwa nasionalisme bahwa para santri adalah bagian tak terpisahkan dari keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Penerapan Panca Cinta ini diintegrasikan ke dalam seluruh kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, serta budaya madrasah sehari-hari dengan menyesuaikan karakteristik usia anak," ungkap Riza

Dengan adanya gerakan Panca Cinta ini, Kemenag Nganjuk berharap madrasah tidak hanya menjadi tempat mencetak prestasi akademik, tetapi juga menjadi rumah kedua yang melahirkan generasi berakhlak mulia, toleran, dan peduli terhadap sesama serta alam sekitar.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru