JOMBANG, SRTV.CO.ID - Libur sekolah dimanfaatkan sejumlah pelajar di Kabupaten Jombang untuk mengikuti kegiatan yang berbeda dari biasanya. Mereka memilih belajar langsung di kandang kambing melalui wisata edukasi Kambing Etawa di Mapan Farm, Dusun Sembung, Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan.
Suasana peternakan tampak ramai pada Selasa (16/6/2026) siang. Puluhan hingga ratusan siswa terlihat antusias berinteraksi langsung dengan kambing etawa. Mulai dari memberi pakan, mengenali jenis ternak, hingga mencoba memerah susu kambing.
Baca juga: Liburan Sekolah Hemat, KAI Daop 7 Potong Harga Tiket Kereta Ekonomi 30 Persen
Pengalaman tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelajar. Sebab, aktivitas yang selama ini hanya mereka pelajari melalui buku kini bisa disaksikan dan dipraktikkan secara langsung.
Pemilik Mapan Farm, Munir Alfanani, mengatakan wisata edukasi tersebut sengaja dikembangkan untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan selama masa liburan sekolah.
"Anak-anak bisa melihat langsung bagaimana kambing dipelihara dan bagaimana proses susu dihasilkan. Jadi mereka mendapat pengalaman belajar yang lebih nyata," kata Munir kepada wartawan.
Menurutnya, peserta tidak hanya diajak mengenal kambing etawa, tetapi juga belajar tentang manajemen peternakan. Mulai dari pemberian pakan, perawatan kesehatan ternak, hingga proses menghasilkan susu yang layak konsumsi.
Selain menjadi sarana pembelajaran, program tersebut juga dimanfaatkan untuk mengenalkan manfaat susu kambing etawa kepada masyarakat. Selama ini, produk susu kambing dinilai masih belum begitu populer di kalangan masyarakat luas.
Munir menyebut wisata edukasi yang digagasnya mulai mendapat respons positif dari berbagai sekolah. Tak hanya dari wilayah Kecamatan Plandaan, sejumlah sekolah dasar dan madrasah dari kawasan utara Sungai Brantas juga telah menjadwalkan kunjungan belajar ke peternakan tersebut.
Baca juga: Bikin Kambing Kurban 'Ganteng' dan Glowing, Pemuda di Jombang Raup Cuan Puluhan Juta Rupiah
Menariknya, Mapan Farm tidak memungut biaya masuk bagi peserta wisata edukasi. Pengunjung hanya diajak mendukung peternakan lokal dengan membeli produk susu kambing yang tersedia di lokasi.
Untuk kunjungan rombongan, Mapan Farm melayani kelompok minimal 50 peserta dan mampu menampung hingga sekitar 200 anak dalam satu sesi kegiatan.
"Selama musim liburan sekolah layanan edukasi kami buka setiap hari. Kalau hari biasa biasanya kami jadwalkan saat akhir pekan," ujarnya.
Salah seorang peserta, Risma Ramadani, mengaku senang bisa merasakan pengalaman yang belum pernah didapatkan sebelumnya.
"Bisa belajar memerah susu dan memberi makan kambing secara langsung. Seru karena belum pernah mencoba sebelumnya," ungkapnya.
Keberadaan wisata edukasi peternakan tersebut kini menjadi alternatif liburan yang diminati para pelajar. Tak sekadar rekreasi, mereka juga mendapat pengetahuan baru tentang dunia peternakan dan proses produksi pangan dari dekat.
"Kami ingin para pelajar belajar bagaimana beternak dan merawat kambing. Mulai dari proses produksinya sampai sumber pangannya," pungkasnya.
Editor : SRTVRedaksi