PAMEKASAN, SRTV.CO.ID — Suasana meriah dan antusiasme tinggi mewarnai Aula Gedung Baru UIN Madura saat malam pementasan teater berlangsung.
Ratusan penonton memadati ruangan hingga ke barisan paling belakang, terpesona oleh penampilan memukau mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia angkatan 2023 Kelas B Kelompok 2 yang membawakan lakon berjudul “HAH” karya sastrawan kenamaan Putu Wijaya.
Naskah yang dikenal memiliki gaya bahasa rumit, absurd, dan sarat kritik sosial ini berhasil dihidupkan secara matang dan menarik.
Bagi para mahasiswa semester enam tersebut, pertunjukan ini bukan sekadar tugas akhir mata kuliah, melainkan bukti nyata kedalaman pemahaman sastra serta kematangan seni peran yang telah mereka latih.
Sejak tirai dibuka, dinamika panggung langsung terbangun. Dialog-dialog pendek dan cepat diterjemahkan menjadi tontonan yang segar, diiringi penjiwaan karakter yang kuat serta sentuhan improvisasi bernuansa lokal yang cerdas.
Hasilnya, pesan moral dan kritik sosial yang tersirat tetap tersampaikan dengan jelas, sekaligus mengundang gelak tawa dan kekaguman sepanjang pertunjukan berlangsung.
Totalitas latihan selama berminggu-minggu terbayar lunas melalui penampilan yang solid dan terkoordinasi rapi.
Keberhasilan ini turut mendapatkan apresiasi tinggi dari dosen pengampu serta kritikus seni yang hadir.
Penampilan dinilai istimewa karena didukung lebur totalnya para pemain ke dalam peran, tata panggung dan pencahayaan yang tepat, serta kerja sama tim yang harmonis hingga setiap adegan berjalan mulus.
Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan seni dan budaya di lingkungan kampus.
Melalui teater, mahasiswa tidak hanya mengasah bakat, tetapi juga mempertajam kepekaan sosial, membangun kebersamaan, serta melatih keberanian tampil di hadapan publik.
Malam itu, mereka membuktikan bahwa karya sastra sekalipun terasa berat, tetap dapat dikemas menjadi tontonan yang seru, menghibur, dan meninggalkan makna mendalam bagi penontonnya.
Editor : SRTVRedaksi