Asah Jiwa Bhayangkara, 14 Taruna Akpol Angkatan 58 Mulai Latja di Polres Nganjuk

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Upacara pembukaan Latja bagi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk resmi membuka Latihan Kerja (Latja) bagi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat pada Senin (8/6/2026) ini menandai dimulainya fase krusial bagi para calon perwira untuk terjun langsung merasakan dinamika tugas kepolisian di lapangan. 

Sebanyak 12 taruna dan 2 taruni dijadwalkan menimba ilmu di wilayah hukum Polres Nganjuk selama dua pekan, yakni mulai 6 hingga 20 Juni 2026.

"Latihan kerja ini menjadi kesempatan bagi para taruna dan taruni untuk memahami secara langsung dinamika tugas kepolisian di kewilayahan, mulai dari fungsi pembinaan, operasional, pelayanan masyarakat hingga pemeliharaan kamtibmas. Jadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk menjadi perwira Polri yang Presisi, humanis, dan dicintai masyarakat," ujar Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan.

Program Latja ini dirancang sebagai jembatan penting dalam proses pembentukan calon perwira Polri yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga siap menghadapi tantangan tugas kepolisian modern yang kian kompleks. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat dan penanganan kasus riil, para taruna diharapkan mampu menyelaraskan teori akademik dengan realitas di lapangan.

"Kemampuan kepemimpinan dan profesionalisme seorang perwira akan terbentuk melalui perpaduan antara ilmu pendidikan dan pengalaman nyata di lapangan," tambah AKBP Suria Miftah Irawan, menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika, sikap, serta nama baik institusi selama berkegiatan.

Selama periode latihan, para peserta akan dirotasi ke berbagai fungsi kepolisian secara komprehensif. Mereka akan bersentuhan langsung dengan fungsi pelayanan publik, pembinaan masyarakat (Binmas), operasional kepolisian, hingga strategi penanganan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Langkah ini diambil agar orientasi kerja mereka kelak berbasis pada kebutuhan riil warga.

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para calon perwira Polri mampu memahami kebutuhan masyarakat serta menghayati makna pengabdian sebagai insan Bhayangkara yang amanah, tangguh, bijaksana, dan senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik," pungkas Kapolres menutup amanatnya.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru