NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sebuah gudang penyimpanan spons milik Puthut Siswandono (42) yang berlokasi di Kelurahan Ganung Kidul, Kecamatan Nganjuk, ludes dilalap api pada Selasa (18/2/2026). Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali muncul saat salah seorang karyawan tengah melakukan pengecekan rutin di dalam gudang.
Tanpa diduga, saksi mata melihat percikan api keluar dari salah satu jalur kabel instalasi listrik di langit-langit bangunan.
Nahas, percikan api tersebut jatuh tepat di atas tumpukan spons yang tersimpan di dalam gudang.
Sifat material yang sangat mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar dan menguasai seluruh isi bangunan dalam hitungan menit.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan dari warga dan anggota yang bertugas.
“Laporan masuk pada pukul 12.00 WIB. Tim Siaga 1 Mako langsung kami terjunkan dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 12.05 WIB. Respon cepat ini penting untuk memastikan api tidak merembet ke bangunan di sekitar pemukiman padat penduduk tersebut,” ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku selama kurang lebih tiga jam untuk menjinakkan api. Kondisi material spons yang menyimpan panas membuat petugas perlu melakukan proses pendinginan secara ekstra guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Operasi pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 15.00 WIB.
“Penyebab kebakaran dipastikan akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 50.000.000,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, sisa-sisa reruntuhan gudang masih dipasang garis pengaman.
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV
