NGANJUK, SRTV.CO.ID – Rasa jenuh dan kecewa meluap di Dusun Tempel, Desa/Kecamatan Ngronggot. Puluhan warga melakukan aksi unik namun penuh makna dengan menanam ratusan pohon pisang dan melepas ikan lele di kubangan jalan yang rusak parah. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang dibiarkan menganga selama lebih dari enam tahun tanpa perbaikan, Senin (6/4/2026).
“Atas kejengkelan warga Dusun Tempel, karena selama ini kita hanya diberikan janji-janji bahwasanya jalan kita akan segera diperbaiki, tapi nyatanya sampai hari ini jalan kita juga belum diperbaiki,” ujar Novelka Virtariansyah, tokoh masyarakat setempat.
Dalam aksinya tersebut, warga menanam pohon pisang sepanjang kurang lebih 900 meter hingga 1 kilometer, tepatnya mulai dari area makam hingga menuju arah Gumiring. Tidak hanya menanam pisang, warga juga melakukan aksi simbolis “Gogo Iwak Lele” dengan melepas ikan di genangan air dan lubang-lubang jalan yang dalam.
Menurut Novelka, seluruh biaya dan persiapan aksi ini murni berasal dari swadaya dan gotong royong warga sendiri. Langkah ini diambil karena jalan penghubung antar desa tersebut dinilai sangat vital namun kondisinya semakin memprihatinkan.
“Harapannya supaya dengan kita melakukan aksi ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk segera untuk merealisasikan pembangunan jalan yang kita idam-idamkan. Karena sebentar lagi kita juga akan punya hajatan Nyadranan,” tegasnya.
Lebih jauh, Novelka menegaskan bahwa jalan yang rusak tersebut bukan sekadar jalan desa atau dusun, melainkan merupakan jalan kabupaten yang berfungsi sebagai urat nadi ekonomi. Kerusakan yang terjadi jelas menghambat mobilitas dan roda perekonomian masyarakat yang berpindah antar desa.
“Ini jelas menghambat roda perekonomian daripada masyarakat. Ini kan menghubungkan antara satu desa ke desa lain, dan sifatnya jalan kabupaten,” jelasnya.
Warga berharap aksi ini menjadi tamparan keras agar pemerintah segera turun tangan. Mereka menuntut kepastian kapan perbaikan akan dilakukan, mengingat waktu yang semakin mendesak menjelang pelaksanaan acara adat Nyadranan yang akan dikunjungi banyak orang.
Reporter : Boniman
Editor : Tim Redaksi SRTV
