JEMBER, SRTV.CO.ID - Kondisi bangunan SDN Dukuh Mencek 1 memprihatinkan. Sejumlah ruang kelas rusak berat hingga ambruk, membuat siswa harus berpindah tempat belajar setiap hari.
Kegiatan belajar mengajar sementara dipindahkan ke beberapa ruangan yang masih aman digunakan. Mushola, perpustakaan, hingga ruang kepala sekolah kini menjadi lokasi belajar siswa.
Kepala SDN Dukuh Mencek 1, Siti Yulaika, mengatakan ambruk susulan terjadi Minggu malam, 10 Mei 2026. Kerusakan bangunan sendiri sudah berlangsung sejak awal 2021.
“Gedung yang ambruk susulan terjadi pada hari Minggu malam. Untuk bangunan yang rusak itu terjadi kurang lebih pada awal tahun 2021,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Ia mengaku sekolah berkali-kali mengajukan bantuan perbaikan melalui Dana Alokasi Khusus kepada dinas terkait. Namun hingga kini usulan tersebut belum terealisasi.
“Itu pun saya sudah mengajukan bantuan berkali-kali, bantuan DAK ke dinas, tapi kemungkinan masih belum rezeki, jadi selalu belum dapat,” katanya.
Saat ini terdapat dua ruang kelas rusak berat dan tiga ruang lain mengalami kerusakan ringan. Kondisi itu membuat sekolah kesulitan mengatur pembelajaran siswa setiap hari.
“Kalau dibuat masuk pagi dan siang, wali murid banyak yang keberatan. Jadi solusi sementara murid-murid kami numpang tempat,” jelasnya.
Sebagian siswa belajar di mushola, sementara lainnya ditempatkan di perpustakaan maupun ruang kepala sekolah agar kegiatan belajar tetap berjalan.
“Terkadang juga murid kami masukkan di ruang mushola, ruang perpustakaan, hingga ruangan saya sendiri ini,” ungkapnya.
Siti menyebut sekolahnya kini masuk program revitalisasi pemerintah pusat pada masa pemerintahan Prabowo Subianto yang direncanakan berlangsung hingga 2029.
Ia berharap perhatian segera datang dari Pemerintah Kabupaten Jember maupun pemerintah pusat agar ruang kelas rusak dapat segera diperbaiki dan siswa kembali belajar dengan nyaman.
Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Pelayanan SD Dinas Pendidikan Jember, M. Irfan Zainul Amin, menyebut sekolah tersebut sudah masuk daftar usulan revitalisasi tahun 2026.
“Kalau dari data Dapodik milik SDN Dukuh Mencek 1 itu kondisinya adalah tiga ruang baik, satu ruang rusak sedang, dan tiga ruang rusak berat,” jelasnya.
Editor : SRTVRedaksi