MADIUN, SRTV.CO.ID -:Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) MUI Jawa Timur duduk bersama Pemerintah Kota Madiun, merajut sebuah mimpi besar: membawa santri dan anak muda lokal naik kelas melalui jalur ekonomi kreatif.
"Potensi kolaborasi ini akan difokuskan pada pengembangan ekonomi kreatif bagi anak muda di Kota Madiun dan sekitarnya. Kami juga berharap program ini menyasar para santri di pondok pesantren," ujar Plt. Walikota Madiun, Bagus Panuntun, yang malam itu memimpin langsung jalannya audiensi hingga dini hari.
Gagasan ini bukan sekadar wacana di atas kertas. Pesantren di Kota Pendekar Madiun, yang selama ini jamak dikenal sebagai kawah candradimuka ilmu agama, kini dipandang memiliki potensi ekonomi yang raksasa jika dipadukan dengan sentuhan kreativitas modern.
Santri masa kini tidak hanya fasih membaca kitab kuning, tetapi juga ditantang untuk mandiri secara finansial dan piawai melihat peluang pasar.
"Pemerintah Kota Madiun menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh. Langkah ini nantinya akan melibatkan jajaran Forkopimda serta berbagai lembaga keagamaan dan sosial," lanjut Bagus, menegaskan komitmennya untuk menggerakkan seluruh lini pemerintahan demi menyukseskan program ini.
Sinergi yang melibatkan berbagai elemen seperti PCNU, Muhammadiyah, Baznas, hingga Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini diharapkan menjadi motor penggerak baru.
Pertemuan maraton yang berlangsung hampir lima jam tersebut barulah sebuah awal. Sebuah langkah pertama dari perjalanan panjang untuk mengubah energi kreatif para santri menjadi pilar ekonomi yang kokoh di Jawa Timur.
Editor : SRTVRedaksi