TNI AL Menurut Kang Marhaen Adalah Jembatan Emas Pemkab Nganjuk & Kementan

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat memberikan sambutan dan mengapresiasi peran TNI AL yang telah menjembatani Pemkab dengan Kementan dalam pengembangan kedelai unggul. (Zaqi SRTV)
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat memberikan sambutan dan mengapresiasi peran TNI AL yang telah menjembatani Pemkab dengan Kementan dalam pengembangan kedelai unggul. (Zaqi SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sinergi lintas sektor membuahkan hasil nyata yang membanggakan. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi atau yang akrab disapa Kang Marhaen, turun langsung ke tengah hamparan lahan pertanian Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kamis (14/5/2026), Dalam kegiatan Panen Raya Kedelai. 

Di hadapan para petani, pejabat, dan unsur terkait, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V Surabaya. Kehadiran TNI AL dinilai menjadi kunci penghubung strategis yang mendekatkan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam hal pembangunan pertanian, sesuatu yang sebelumnya dirasakan masih cukup jauh jangkauannya.

“Selama ini Pemkab Nganjuk itu agak jauh dengan Kementerian Pertanian. Hadirnya TNI AL ini sangat membantu, karena menjembatani kami dengan Kementan,” ujar Kang Marhaen dengan nada penuh syukur, menegaskan peran vital yang dijalankan TNI AL dalam mengintegrasikan program pusat hingga ke tingkat daerah.

Bagi Kang Marhaen, peran TNI AL tidak sekadar kehadiran fisik atau pendampingan di lahan, melainkan berfungsi sebagai jembatan komunikasi dan kolaborasi yang sangat berharga. Berkat perantara ini, berbagai kebijakan, bantuan, dan arahan teknis dari Kementerian Pertanian dapat mengalir lancar dan diterapkan langsung oleh pemerintah daerah serta para petani di lapangan. 

“Kalau kita tandingkan, kedelai kita kan lebih bagus. Lebih besar ukurannya. Memang bibitnya ini varietas unggul yang berasal dari Grobogan,” ungkap Kang Marhaen bangga.

Selain memuji kerja sama kelembagaan, Kang Marhaen tak lupa menyoroti hasil panen yang tampak begitu menjanjikan. Ia menilai secara langsung bahwa kedelai yang ditanam dan dipanen di tanah Nganjuk memiliki kualitas yang sangat istimewa. 

Jika dibandingkan dengan hasil produksi dari wilayah lain, kedelai Nganjuk terlihat jelas lebih unggul, terutama dari segi ukuran biji yang jauh lebih besar, berisi, dan berkualitas tinggi. Keunggulan ini, menurutnya, bukan kebetulan semata, melainkan buah dari pemilihan bibit yang tepat dan berkualitas terbaik.

Kualitas unggul tersebut tak lepas dari penggunaan varietas bibit unggul yang berasal dari Grobogan, yang dikenal luas memiliki karakteristik pertumbuhan baik dan hasil panen bermutu tinggi. 

Dukungan bibit berkualitas ini dikombinasikan dengan pengelolaan lahan yang baik serta bimbingan teknis, menjadikan pertanian kedelai di Nganjuk kini semakin bersinar dan menjadi acuan keberhasilan.

Kang Marhaen bertekad agar pencapaian saat ini hanyalah awal dari keberhasilan yang jauh lebih besar. Dukungan akan terus diperkuat, kerja sama akan diperpanjang, dan semangat petani akan terus didorong, agar kualitas maupun kuantitas panen kedelai di Kabupaten Nganjuk dapat terus meningkat drastis dari tahun ke tahun.

Editor : SRTVRedaksi