Korsleting Listrik, Rumah Warga Lengkong Lor Ludes Terbakar, Kerugian Rp150 Juta

Kobaran Api melalap bangunan rumah milik warga Desa Lengkong Lor (Dito SRTV)
Kobaran Api melalap bangunan rumah milik warga Desa Lengkong Lor (Dito SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Peristiwa memilukan menimpa warga Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Sebuah rumah milik Gantirin (63) rata dengan tanah dilalap si jago merah, Selasa (12/5/2026) sore. 

Menurut Imam Tarmuji, Camat Ngluyu. kebakaran hebat ini diduga kuat bermula dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting dari bagian dapur. Material bangunan yang didominasi kayu kering menjadi bahan bakar paling mudah terbakar.

“Api makin membesar dan sulit dikendalikan, kami langsung memanggil tim Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkarmat) untuk dikerahkan ke lokasi guna memadamkan api secepat mungkin,” ujar Imam Tarmuji.

Tak berselang lama, mobil pemadam pun tiba di lokasi, hingga api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun, sayang sekali, seluruh isi bangunan dan struktur rumah sudah ludes disambar jago merah. 

Tak ada barang berharga maupun perabot rumah tangga yang sempat diselamatkan karena kecepatan api yang begitu tinggi. 

Setelah api mati, warga bersama personel TNI dan Polri bahu-membahu membersihkan puing-puing dan sisa kebakaran yang masih mengepulkan asap tipis, sekaligus memastikan tak ada lagi bara api yang bisa menyala kembali.

“Berdasarkan keterangan warga dan hasil pengecekan awal, penyebab utama diduga karena adanya konsleting listrik dari bagian dapur” tegas Imam Tarmuji

Meski kerugian materiil sangat besar, hal yang paling disyukuri dalam musibah ini adalah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri tepat pada waktunya. 

Pemerintah Kecamatan Ngluyu mencatat dampak kerusakan yang dialami pemilik rumah. Bangunan yang hangus terbakar beserta seluruh isinya diperkirakan menimbulkan kerugian materiil mencapai angka Rp150 juta rupiah. 

"Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian yang dialami pemilik rumah diperkirakan mencapai sekitar Rp 150 juta, baik dari bangunan maupun isi rumah yang habis terbakar,” pungkas Imam Tarmuji.

Editor : SRTVRedaksi