JOMBANG, SRTV.CO.ID - Stasiun Jombang mulai tampak lebih sibuk dari biasanya. Deru mesin lokomotif dan riuh pengumuman keberangkatan menjadi latar belakang antrean penumpang yang memadati peron.
Menjelang libur panjang pada pertengahan Mei ini, tiket kereta api dari stasiun yang masuk dalam wilayah KAI Daop 7 Madiun tersebut menjadi komoditas yang paling dicari, bahkan ribuan tiket dilaporkan sudah hampir habis terjual.
"Rata-rata dalam setiap harinya, terdapat 1.500 hingga 2.000 penumpang yang melakukan pemberangkatan dari Stasiun Jombang," ujar Wakil Kepala Stasiun Jombang, Kukuh Imam Santoso. Rabu (13/5/2026)
Angka ini menunjukkan lonjakan drastis sekitar 30 persen dibandingkan hari-hari biasa yang umumnya hanya berkisar di angka 500 hingga 800 penumpang saja.
Antusiasme masyarakat untuk bepergian memang tidak terbendung. Dari data yang masuk, tiket untuk periode keberangkatan tanggal 14 hingga 17 Mei 2026 kini hanya tersisa di kisaran 5 hingga 10 persen.
Sebagian besar kursi telah dipesan jauh-jauh hari oleh warga yang tak ingin kehilangan momen berlibur bersama keluarga atau kerabat.
Naila Salma Rosyida, salah satu penumpang yang berhasil mengamankan tiketnya, mengungkapkan alasannya memilih moda transportasi ini. "Menggunakan alat transportasi umum kereta api lantaran dinilai lebih cepat, nyaman, dan tidak terkendala kemacetan selama masa libur panjang," tuturnya saat ditemui di area tunggu stasiun.
Fenomena ini juga memotret tren destinasi para pelancong lokal. Menurut catatan pihak stasiun, mayoritas penumpang yang berangkat dari Jombang memilih Yogyakarta sebagai tujuan utama mereka.
Kota Gudeg tetap menjadi magnet kuat bagi warga yang ingin menghabiskan waktu liburannya dengan suasana budaya dan kuliner yang khas.
Kukuh Imam Santoso kembali mengingatkan agar masyarakat yang sudah memegang tiket bisa mempersiapkan diri dengan baik sebelum keberangkatan.
"Kami imbau agar calon penumpang kereta untuk tidak lupa membawa identitas diri dan meminimalisir barang bawaan secukupnya untuk kelancaran dan kenyamanan bersama," pesannya.
Dengan sisa tiket yang kian menipis, Stasiun Jombang kini bersiap menjadi saksi ribuan perjalanan yang dimulai dari peronnya. Bagi mereka yang belum kebagian, nampaknya harus bergerak lebih cepat sebelum layar pemesanan benar-benar menunjukkan status "Habis".
Editor : SRTVRedaksi