Energi Muda di Balik HUT ke - 41 Saka Kencana, Mencetak ‘Local Heroes’ dari Karesidenan Kediri

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini.(SRTV)
Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini.(SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Suasana di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk tampak berbeda dari biasanya, Senin (11/5/2026). Riuh rendah tepuk tangan dan adu argumen yang tajam mewarnai peringatan HUT ke-41 Saka Kencana. Bukan sekadar seremoni potong tumpeng, momen spesial ini dirayakan dengan cara yang lebih intelektual Kencana Competition Days.

Di balik podium, para remaja dari berbagai pelosok Karesidenan Kediri, mulai dari Blitar hingga Trenggalek, beradu ketangkasan dalam Lomba Cerdas Cermat dan Debat. Mereka bukan sedang membicarakan tren media sosial semata, melainkan membedah masa depan kependudukan Indonesia.

“Melalui Kencana Competition Days ini, kami berharap anggota Saka Kencana semakin aktif, kreatif, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ujar Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini, saat membuka acara. Rabu (13/5/2026)

Kompetisi ini menjadi panggung bagi generasi Z untuk membuktikan bahwa mereka tidak apatis terhadap isu sosial. Program Bangga Kencana yang sering dianggap berat dan kaku, di tangan para peserta ini, berubah menjadi bahan debat yang segar dan penuh perspektif baru. Kemampuan retorika mereka diuji, bukan hanya soal siapa yang paling cepat memencet bel, tapi siapa yang paling solutif dalam berpikir.

Asti menekankan bahwa penguasaan materi kesehatan remaja dan perencanaan hidup adalah modal utama bagi mereka untuk menghadapi tantangan zaman. 

“Kami ingin anak-anak muda yang tergabung dalam Saka Kencana tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga mampu menjadi pelopor dan motivator di sekolah maupun lingkungan sosialnya,” tambahnya dengan nada optimis.

Bagi Dinas PPKB Nganjuk, ajang ini adalah investasi jangka panjang. Menanamkan jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial pada anggota Pramuka Saka Kencana dianggap sebagai langkah konkret untuk menyongsong bonus demografi. 

Harapannya, mereka pulang tidak hanya membawa trofi, tetapi juga membawa semangat kolaborasi untuk membangun keluarga yang berkualitas di daerah masing-masing.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang mampu mempererat hubungan antar anggota Saka Kencana. Selain berkompetisi, mereka juga dapat saling belajar dan bertukar pengalaman,” pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi