Jemaah Haji Asal Kertosono Tunda Keberangkatan, Nganjuk Kini Tinggal 731 Calon Haji

Hanif Kamalodin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk (Jamal SRTV)
Hanif Kamalodin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk (Jamal SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Jumlah calon jemaah haji Kabupaten Nganjuk tahun 2026 mengalami perubahan. Dari daftar awal, kini tersisa sebanyak 731 orang yang siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 20 Mei mendatang. Pengurangan ini terjadi lantaran ada satu orang jemaah yang memutuskan menunda keberangkatan demi alasan kesehatan, tepatnya warga asal Kecamatan Kertosono.

"Namanya Sumarlik Subari. Perempuan asal Gondang, Tanjung, Kertosono. Menunda keberangkatan karena sakit," ungkap Hanif Kamalodin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Senin (11/5/2026)

Keputusan penundaan ini dilakukan demi keselamatan dan kesehatan jemaah yang bersangkutan, mengingat perjalanan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima.

Dengan berkurangnya satu nama tersebut, maka sisa jemaah haji Nganjuk yang akan menjalani ibadah tahun ini berjumlah 731 orang. Kelompok besar ini nantinya akan dibagi ke dalam tiga kloter keberangkatan yang sudah ditetapkan.

"Jemaah Nganjuk dibagi menjadi 3 kloter, kloter 112, kloter 113, dan kloter 114. Rencananya akan diberangkatkan serentak pada 20 Mei 2026 mendatang," jelas Hanif merinci susunan rombongan.

Hingga saat ini, seluruh persiapan keberangkatan berjalan lancar dan sesuai jadwal. Salah satu tahapan penting yang sudah rampung adalah pembagian perlengkapan ibadah berupa koper bagi seluruh calon jemaah. Kini, tahapan persiapan tinggal menunggu satu langkah akhir sebelum keberangkatan.

"Koper sudah selesai dibagikan ke semua jemaah. Rencananya pengumpulan kembali koper akan dilakukan hari Sabtu, lalu dikirimkan ke Surabaya sehari sebelum keberangkatan atau H-1," tambah Hanif.

Seluruh rangkaian kegiatan dipantau ketat agar berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah. Pemerintah daerah melalui Kemenag Nganjuk berharap seluruh persiapan ini menjadi bekal baik, sehingga nantinya seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang, lancar, dan kembali pulang dengan status haji yang mabrur.

Editor : SRTVRedaksi