HIPMI Lumajang Melangkah Maju, Kolaborasi & Inovasi Dongkrak Ekonomi Daerah

Suasana diskusi dan kegiatan yang menunjukkan sinergi antara HIPMI Lumajang dan Pemerintah Daerah.
Suasana diskusi dan kegiatan yang menunjukkan sinergi antara HIPMI Lumajang dan Pemerintah Daerah.

LUMAJANG, SRTV.CO.ID – Di bawah kepemimpinan Ketua HIPMI Lumajang, Dhika, yang telah berjalan selama satu setengah tahun, organisasi ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sejumlah anggota dinilai berhasil mengembangkan usahanya, terutama di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga properti.

"HIPMI terus melakukan kolaborasi dari tingkat daerah hingga pusat untuk mempermudah akses pasar penjualan. Apalagi kami diberi kebebasan untuk mengambil berbagai peluang yang ada," ujar Dhika, Ketua HIPMI Lumajang. Jumat (1/5/2026)

Ia menegaskan bahwa HIPMI memiliki peran strategis dalam menjembatani pelaku usaha dengan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat. Hal ini sejalan dengan fokus pemerintahan Presiden Prabowo yang sangat menitikberatkan pada ketahanan pangan nasional.

Salah satu terobosan nyata yang dilakukan adalah inovasi pembuatan pupuk organik berbahan dasar kotoran ternak. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan perkebunan secara signifikan serta ramah lingkungan.

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Ketua Bidang Pertanian HIPMI Lumajang yang berhasil meraih juara tiga dalam kompetisi BSI HIPMI tingkat pusat. Berkat capaian tersebut, yang bersangkutan kini dipercaya menduduki posisi strategis sebagai OKK.

"Ke depan, kami berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen," tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Dinkopindag), Mohammad Ridha, menyambut baik peran aktif HIPMI. Ia menegaskan kesiapan pemerintah untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi sinergi pembangunan ekonomi.

"Kami mengajak teman-teman HIPMI untuk bergandengan tangan secara nyata. Mereka adalah pelaku usaha muda yang potensial, sehingga bisa bersama-sama meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Ridha.

Ridha juga menekankan pentingnya ekosistem bisnis yang saling menguatkan. Menurutnya, pengusaha besar perlu membantu pelaku usaha kecil agar tumbuh bersama. Selain itu, pengelolaan rantai pasok yang baik menjadi kunci agar komoditas lokal tetap terkontrol dan memberikan kepastian harga bagi petani.

"Petani berada di bawah HKTI, pelaku usaha di bawah Kadin, dan ada HIPMI. Kolaborasi ini penting agar tidak terjadi lonjakan harga. Rantai pasok harus memastikan stok di Lumajang tetap terukur dan terkendali," pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi