NGANJUK, SRTV.CO.ID – Penggerebekan pasangan selingkuhan di Perumahan Griya Anjuk Ladang 3, Kelurahan Begadung, ternyata bukan kejadian spontan. Kecurigaan keluarga sang suami sudah terpendam sangat lama, bahkan upaya pengawasan dilakukan bertahun-tahun hingga akhirnya menemukan bukti nyata.
"Ya ceritanya sudah dikuntit selama tiga tahun katanya pihak keluarganya loh," ungkap Kartoyo Ketua RT 03 RW 05 Perumahan Griya Anjuk Ladang 3 Kelurahan Begadung Nganjuk dikonfirmasi awak media, Jumat (17/4/2026)
Menurut Kartoyo, informasi penggerebekan diterimanya dari pihak keluarga pria. Sebelum melakukan tindakan, mereka menunggu kedatangan pihak berwajib untuk memastikan proses berjalan aman dan tidak terjadi kesalahan penanganan di lingkungan masyarakat.
"Posisi ngontrak, dua-duanya," jelasnya menjawab pertanyaan terkait status hunian.
Ternyata, rumah yang dijadikan tempat persembunyian itu memang dikontrak oleh keduanya. Namun karena lingkungan perumahan yang cenderung tertutup, warga sekitar sama sekali tidak mengetahui aktivitas yang terjadi di dalam, hingga akhirnya suasana mendadak ricuh saat massa datang berbondong-bondong.
"Keluarga dulu baru anggota (polisi)," tegas Kartoyo menceritakan urutan kejadian.
Insiden yang didatangi oleh aparat kepolisian dari Provos dan Reskrim Polres Nganjuk serta Polsek Nganjuk Kota semakin menegang.
Meski tanpa ada perlawanan berarti, kedua oknum yang diduga anggota polisi dan wanita ASN tersebut langsung diamankan dan dibawa menggunakan mobil dinas ke Polres Nganjuk. Dimana saat mobil polisi yang membawa keduanya meninggalkan lokasi, riuh cacian dan makian dari warga terus dilontarkan.
Editor : SRTVRedaksi