NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinas Arpus) kembali menggelar Festival Literasi Nganjuk 2026 Volume 2.
Bertempat di Gedung Wanita Nganjuk selama tiga hari (8–10 Oktober 2026), ajang ini menjadi ruang berekspresi, berdiskusi, berkompetisi, hingga menghasilkan karya demi membangun ekosistem literasi yang kuat di Kabupaten Nganjuk.
"Digital literasi digital itu dimanapun, kapanpun bisa dilihat. Tapi saran saya, kembali lagi, jangan dihindari yang proses-proses instan. Pemimpin itu kalau instan hasilnya tidak bagus. Pemimpin perlu yang namanya pengetahuan dan pengalaman. Begitupun literasi digital," ujar Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Jumat (9/10/2026)
Guna mendukung kemajuan literasi di era digital, Pemkab Nganjuk telah memfasilitasi ruang-ruang publik agar semakin ramah literasi.
Salah satunya dengan penyediaan jaringan internet gratis di sepanjang Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) yang kini kerap dimanfaatkan generasi muda untuk beraktivitas.
"Jenengan lihat kawasan ekonomi Nganjuk di kawasan Jalan Ahmad Yani, Itu semuanya free WiFi. Harapan saya apa? Anak anakku semua bisa ngopi sambil membaca." tambah Kang Marhaen, sapaan akrab politikus PDIP tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Marhaen juga menekankan pentingnya meluaskan cakupan bacaan.
Menurutnya, anak-anak tidak boleh membatasi diri hanya pada bacaan yang disukai, melainkan harus terbuka pada berbagai ragam ilmu pengetahuan.
"Sering sekali baca jangan dipilih yang kamu suka. Baca apa saja, boleh. Karena apa? Manfaat literasi itu banyak sekali," tegasnya.
Perkembangan teknologi modern saat ini memberi kemudahan luar biasa melalui berbagai kemudahan akses informasi.
Jika dahulu pendidikan sangat bergantung pada guru di sekolah, kini generasi muda dapat memanfaatkan 'Profesor Google' dan pelbagai sumber belajar digital secara mandiri.
"Sekarang itu ada Profesor Google, apa saja kan ada itu. Silakan baca. Kalau dulu, orang mau baca atau orang sekolah zaman saya dulu SMP, SPG itu tergantung pada gurunya. Tapi sekarang tidak, guru hanya sebagian kecil. Banyak sekali sumber-sumber belajar." Jelas Kang Marhaen
"Maka kegiatan ini bagus sekali, apresiasi sekali pada Dinas Arpus Kabupaten Nganjuk yang aktif bikin event untuk memacu dan memicu anak-anak berliterasi," Imbuh Kang Marhaen.
Di akhir penyampaiannya, Kang Marhaen mengingatkan bahwa literasi tidak sekadar aktivitas membaca dan mendengarkan, melainkan pembentukan karakter serta penanaman semangat untuk meraih kesuksesan sejak dini.
"Literasi banyak sekali karakteristik dan indikatornya, tidak sekadar baca, dengar, merangkum, dan seterusnya. Maka dari itu, terus semangat." pungkas Kang Marhaen menyemangati para peserta festival.
Editor : SRTVRedaksi