NGANJUK, SRTV.CO.ID– Warga Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan Hutan Gajah Mungkur petak 36 B RPH Makuto, BKPH Pace KPH Kediri.
Jasad tersebut teridentifikasi sebagai J (76), seorang kakek asal Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, yang sempat dilaporkan hilang sejak Mei lalu.
Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fadjar Kurniadhi membenarkan adanya laporan penemuan mayat laki-laki di area hutan wilayah Kecamatan Sawahan tersebut.
"Penemuan jasad ini berawal dari laporan warga yang sedang mencari rumput di kawasan hutan pada Jumat pagi," ujar AKP Fadjar Kurniadhi, Rabu (30/9/2026)
Peristiwa ini bermula pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB ketika saksi Mansur (23) berangkat ke hutan untuk mencari rumput. Sekitar pukul 10.00 WIB, Mansur dikejutkan dengan penemuan potongan kerangka manusia yang tersebar di beberapa titik.
Temuan itu segera dilaporkan ke perangkat desa setempat, Nyuwito (49), yang kemudian diteruskan ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Sawahan.
AKP Fadjar Kurniadhi menjelaskan bahwa petugas dari Polsek Sawahan bersama tim Inafis Polres Nganjuk dan BPBD dipimpin langsung oleh Kapolsek segera mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Tim gabungan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP awal serta mengamankan barang bukti yang ada di sekitar jasad korban," jelas AKP Fadjar Kurniadhi.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah tinggal tulang belulang dengan sisa kulit kering di bagian kepala dan kaki, serta rambut pendek berwarna putih.
Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu helai baju batik kombinasi warna putih dan oranye yang dikenakan korban.
Menurut AKP Fadjar Kurniadhi, ciri-ciri fisik awal serta pakaian yang melekat pada kerangka tersebut identik dengan laporan orang hilang di Polsek Ngetos.
"Setelah dicocokkan, ciri pakaian dan fisik korban mirip dengan laporan warga hilang yang masuk ke Polsek Ngetos pada Rabu, 20 Mei 2026 lalu," ungkap AKP Fadjar Kurniadhi.
Pihak keluarga korban yang dihubungi kemudian datang ke lokasi untuk memastikan identitas kerangka tersebut. Berdasarkan pencocokan kain pakaian batik, tengkorak kepala, serta keterangan dari anak korban, pihak keluarga meyakini dan membenarkan bahwa jasad tersebut adalah Sdr. J (76) yang telah hilang selama 4 bulan.
AKP Fadjar Kurniadhi menambahkan, pihak keluarga memberikan konfirmasi mengenai kondisi kesehatan korban sebelum dinyatakan hilang.
"Dari keterangan keluarga, korban diketahui sudah mengalami pikun dan memang sering pergi meninggalkan rumah tanpa pamit," tutur AKP Fadjar Kurniadhi.
Saat ini jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan secara layak di tempat pemakaman umum setempat.
Editor : SRTVRedaksi