Dua Pendaki Tersesat di Gunung Agung, Tim SAR Gabungan Terjunkan Tiga SRU ke Ketinggian 2.800 MDPL

Tim SAR gabungan menyisir jalur pendakian Gunung Agung, Karangasem, Bali, untuk mencari dua pendaki yang tersesat (Ist/SRTV)
Tim SAR gabungan menyisir jalur pendakian Gunung Agung, Karangasem, Bali, untuk mencari dua pendaki yang tersesat (Ist/SRTV)

KARANGASEM, SRTV.CO.ID -Tim SAR gabungan menggelar operasi pencarian intensif terhadap dua pendaki, Piqri Zaenal Abidin (20) dan Lorenzo Regiraldo Tawang (23), yang dilaporkan tersesat saat turun di Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali.

Informasi awal diterima pada Rabu (9/9/2026) pukul 08.25 Wita, setelah kedua korban hilang kontak sejak Selasa sore di jalur Pos Pura Pasar Agung.

"Tim kemudian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area pencarian," terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Pencarian awal membuahkan petunjuk penting setelah ditemukannya tongkat milik salah satu korban di ketinggian sekitar 2.854 mdpl.

Pada pukul 10.35 Wita, SRU 1 bergerak menyisir ke arah atas, disusul SRU 2 dari kawasan Embung Telung Buana untuk menyisir area dari bawah ke atas.

"Kondisi medan Gunung Agung yang memiliki kontur terjal dan kawasan hutan menjadi salah satu tantangan yang harus diperhatikan oleh tim dalam melaksanakan pencarian," tegas I Nyoman Sidakarya.

Proses evakuasi dan pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pos SAR Karangasem, BPBD, TNI-Polri, Damkar, Puskesmas Selat, hingga pemandu KUPS lokal Pasar Agung.

Cuaca berawan dan hujan ringan dengan jarak pandang terbatas menjadi faktor penentu keselamatan seluruh tim yang bertugas.

"Pencarian terhadap kedua pendaki akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang terlibat," ungkap I Nyoman Sidakarya.

Operasi SAR masih terus berlangsung secara terukur dengan memprioritaskan titik koordinat terakhir korban dan temuan barang bukti di lapangan.

Editor : SRTVRedaksi