NGANJUK, SRTV.CO.ID– Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyambut hangat kedatangan ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah berjuluk Anjuk Ladang tersebut.
Acara penerimaan ini berlangsung di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk dan dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Wakil Rektor I UM Surabaya, Muhammad Anas.
"Selamat datang di Bumi Anjuk Ladang, Tanah Kemenangan. Barang siapa menginjakkan kaki di bumi ini, insyaallah sukses dunia dan akhirat. Karena itu, saya ingin adik-adik mahasiswa memiliki mental petarung, mental juara, mental sukses, dan jangan pernah menjadi mahasiswa yang tidak percaya diri," pesan Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati Nganjuk, Selasa (7/7/2026).
Sebanyak enam desa menjadi lokasi pengabdian mahasiswa pada tahun ini. Lokasi tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni Desa Karangsemi, Mojoseto, dan Pandean di Kecamatan Gondang, serta Desa Sumengko, Kedungsuko, dan Bagor Wetan di Kecamatan Sukomoro.
"KKN bukan hanya menjalankan program, tetapi belajar hidup bersama masyarakat. Tinggallah bersama warga, rasakan bagaimana kehidupan desa, belajar bersyukur, berbagi ilmu, dan memahami bagaimana masyarakat bekerja keras membangun kehidupan mereka. Pengalaman seperti ini tidak akan diperoleh di dalam ruang kuliah," ujarnya memotivasi para mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Nganjuk yang saat ini terus dikembangkan melalui sejumlah program strategis daerah, salah satunya adalah modernisasi sektor agraris.
"Di Nganjuk kami sedang membangun konsep petani pengusaha, bukan lagi petani pekerja. Anak-anak muda mulai tertarik kembali ke sektor pertanian karena didukung teknologi modern seperti drone untuk penyemprotan pupuk maupun pestisida, serta sistem sprinkler yang bisa dikendalikan melalui smartphone," jelas Kang Marhaen.
Selain sektor pertanian, ia juga mengenalkan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) yang dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi, ruang publik, dan kawasan kreatif masyarakat. Kawasan ini diharapkan menjadi tempat yang nyaman bagi warga maupun mahasiswa untuk berdiskusi, berkreasi, dan menelurkan berbagai inovasi baru.
"Kami ingin pertanian maju, ekonomi tumbuh, industri berkembang. Semua itu dilakukan agar kesejahteraan masyarakat meningkat dan generasi muda memiliki lebih banyak pilihan untuk berkarya di daerahnya sendiri," ungkapnya.
Di akhir arahannya, Kang Marhaen membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi seluruh mahasiswa selama menjalankan KKN di Kabupaten Nganjuk. Ia mempersilakan mereka untuk aktif berdiskusi, menyampaikan ide, maupun memberikan masukan yang dapat mendukung gerak pembangunan daerah.
"Saya membuka pintu selebar-lebarnya apabila adik-adik ingin berdiskusi atau menyampaikan gagasan selama berada di Nganjuk. Semoga kehadiran mahasiswa UM Surabaya membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter dan kepemimpinan di masa depan," pungkasnya.
Melalui pelaksanaan KKN ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah semakin kuat.
Langkah nyata ini diharapkan mampu mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta percepatan pembangunan desa berbasis potensi lokal.
Editor : SRTVRedaksi