Ditinggal Bersantai di Depan Rumah, Dapur Lansia di Kertosono Ludes Diamuk Si Jago Merah

Petugas Damkarmat Nganjuk dan warga bahu-membahu memadamkan api yang membakar bagian dapur rumah milik seorang lansia di Kecamatan Kertosono. (Ist, SRTV)
Petugas Damkarmat Nganjuk dan warga bahu-membahu memadamkan api yang membakar bagian dapur rumah milik seorang lansia di Kecamatan Kertosono. (Ist, SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Nasib apes menimpa Abdul Rohman (75), seorang lansia warga Jalan Kusuma Bangsa, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Dapur rumahnya hangus dilalap si jago merah pada Kamis (21/5/2026) akibat korsleting listrik.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk, Imam Ashari, peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan masuk ke posko pukul 11:56 WIB.

"Petugas langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi sepuluh menit kemudian, tepatnya pukul 12:06 WIB, untuk langsung melakukan lokalisir dan pemadaman api," ujar Imam Ashari saat dikonfirmasi.

Kronologi kejadian bermula saat korban sedang bersantai di area depan rumahnya. Tanpa disadari, muncul percikan api akibat hubungan arus pendek di area dapur belakang. 

Api dengan sangat cepat merambat dan membakar material kayu pada atap rumah. Beruntung, tetangga korban melihat kepulan asap tersebut dan langsung berteriak meminta pertolongan.

"Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung bahu-membahu mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu armada pemadam kebakaran tiba" jelas Imam Ashari 

Imam Ashari menjelaskan bahwa sinergi antara warga dan petugas membuat api berhasil dikuasai sebelum merembet lebih luas ke bangunan utama.

"Kami mengerahkan anggota Siaga 1 Pos Bantu Lengkong dibantu oleh Babinsa Kertosono, perangkat desa, serta warga sekitar. Berkat penanganan yang cepat, pemadaman total dan proses pendinginan selesai pada pukul 13:08 WIB," ungkapnya .

Meski seluruh bagian atap dapur ludes terbakar, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kendati demikian, kerugian material yang dialami oleh korban ditaksir mencapai kurang lebih Rp 20.000.000.

Pihak Damkarmat Nganjuk kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan rutin mengecek kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Editor : SRTVRedaksi