NGANJUK, SRTV.CO.ID – Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nganjuk telah memasuki tahap akhir, dengan acara direncanakan digelar pada tanggal 4 April 2026 di Hotel Front One. Beberapa nama telah muncul sebagai calon kandidat Ketua DPC PKB Nganjuk, yang terdiri dari anggota DPRD dan politikus partai.
“Masyaallah, dapat info dari mana mas, saya sendiri tidak pernah membahas hal itu (calon ketua, Red), tapi tiba-tiba nama saya muncul,” ungkap Gus Faqih, sapaan akrab Abdullah Faqih Almarzuki, salah satu nama yang disebut-sebut sebagai calon.
Informasi yang beredar menyebutkan lima nama calon kandidat, yaitu Ulum Basthomi, Abdullah Faqih Almarzuqi, Moch Mashuri, Zaenal Anwar, keempatnya merupakan anggota DPRD Nganjuk dari fraksi PKB, serta Burhanudin El Arif yang merupakan politikus PKB Nganjuk.
“Untuk saat ini, semua masih sebatas kemungkinan saja. Dalam sistem kepartaian, proses ini bukanlah pemilihan, melainkan nantinya akan ditentukan secara murni oleh tim formatur. Jadi pihak yang akan menetapkan calon-calon tersebut adalah tim formatur, dan pada saat pelaksanaan Muscab juga ada kemungkinan muncul nama-nama baru yang belum disebutkan sebelumnya,” jelas Gus Faqih.
Menurutnya, proses penentuan calon bukan melalui jalur pemilihan melainkan merupakan hak prerogatif tim formatur yang berasal dari DPW Jawa Timur dan DPP PKB Pusat. Nama-nama yang beredar saat ini belum memiliki kepastian dan masih bersifat sementara.
Terkait dugaan potensi Ketua DPC terpilih juga akan menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD, Gus Faqih menyatakan bahwa hal tersebut belum menjadi pembahasan apapun karena fokus utama saat ini masih pada persiapan pelaksanaan Muscab. Begitu juga dengan kabar mengenai komposisi dukungan yang disebutkan dalam angka tertentu, ia menegaskan bahwa semuanya masih belum pasti dan hanya bersifat kemungkinan.
“Jika diperintahkan untuk menjabat, saya akan siap mengemban tugas tersebut tanpa pamrih. Sebab itu adalah perintah yang harus diterima dengan ikhlas,” tandas Gus Faqih ketika ditanya kesiapannya jika terpilih menjadi Ketua DPC.
Saat ini, Gus Faqih lebih fokus melakukan silaturahmi kepada para kiai dan saudara-saudara di Kabupaten Nganjuk dalam momentum Bulan Syawal. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan untuk mencari dukungan terkait calon Ketua DPC, melainkan sebagai tradisi biasa pada saat Lebaran.
“Saya tidak melakukan langkah-langkah yang tidak biasa atau mencari dukungan secara khusus. Saat ini masih dalam momentum Syawal dan Idul Fitri, sehingga saya lebih fokus untuk melakukan silaturahmi kepada para kiai di Nganjuk serta saudara-saudara sekalian. Ini adalah tradisi biasa pada saat Lebaran, untuk bertemu dan meminta maaf secara langsung,” pungkasnya.
Reporter : Etna Laila
Editor : Tim Redaksi SRTV
