JOMBANG, SRTV.CO.ID – Kepolisian terus melakukan pendalaman penyebab kecelakaan tunggal yang menimpa bus Restu di ruas Tol Jombang – Mojokerto. Untuk mengungkap kronologi secara akurat, tim dari Ditlantas Polda Jatim menerapkan teknologi canggih Traffic Analys Accident (TAA) di lokasi kejadian, Jumat (3/4/2026).
“Kami melakukan olah TKP dengan teknologi TAA untuk mengetahui kronologi secara detail, mulai dari sebelum, saat, hingga setelah kejadian yang nantinya akan divisualisasikan dalam bentuk 3D,” ujar Kasi Laka Ditlantas Polda Jatim, Kompol Siska Arisanti.
Selain memetakan kondisi jalan dan titik benturan, petugas juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap armada bus yang kini diamankan di Pos Patroli PJR KM 684, Kecamatan Megaluh. Proses pemeriksaan ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Jombang.
“Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan bekas pengereman, namun juga terindikasi adanya kerusakan pada ban yang diduga sudah tidak layak pakai atau pecah sebelum kejadian,” jelas KBO Satlantas Polres Jombang, Iptu Samsul Arifin.
Meski temuan awal mengarah pada kerusakan unit kendaraan, polisi belum bisa memastikan penyebab utama kecelakaan tersebut. Hasil analisis data dari teknologi TAA diperkirakan baru akan keluar dalam waktu dua hari ke depan.
Sementara itu, data korban diperbarui. Satu orang meninggal dunia di lokasi bernama Esra Sri (64), warga Madiun. Sebanyak 34 penumpang lainnya masih menjalani perawatan medis di berbagai rumah sakit.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mencari dan memanggil pengemudi bus untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Reporter : Faiz Hasan
Editor : Tim Redaksi SRTV
