Geger Jumat Malam, Pemuda Karangrejo Ditemukan Tewas Kendat di Rumah Kontrakan

Reporter : SRTVRedaksi
Petugas dan tim medis saat melakukan identifikasi dan pemeriksaan di lokasi kejadian peristiwa gantung diri di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Blitar. (Ist)

BLITAR, SRTV.CO.ID – Warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, diguncang peristiwa memilukan Jumat malam (8/5/2026). Seorang pemuda warga Desa Karangrejo ditemukan tak bernyawa di dalam rumah kontrakan tempatnya tinggal. 

Tubuhnya ditemukan tergantung (Kendat) di gawang dapur, meninggalkan tanda tanya besar bagi keluarga dan warga sekitar yang tak menyangka kejadian tragis ini bakal menimpa pemuda berusia 18 tahun tersebut.

“Petugas sudah identifikasi, tidak ada bekas aniaya. Murni bunuh diri dengan gantung diri,” ujar Aipda Muheni, Kepala Seksi Humas Polres Blitar, saat memberikan keterangan pers, Sabtu (9/5/2026).

Korban diketahui bernama RB (18), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa baru diketahui sekitar pukul 20.30 WIB malam itu. 

Awalnya, bibi korban pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB, dan mendapati kondisi rumah tertutup rapat serta pintu terkunci. 

Saksi mengira korban sedang tidak ada di tempat, ia pun pergi meninggalkan rumah tersebut. Namun rasa curiga dan kekhawatiran mulai timbul, hingga akhirnya niat untuk mengecek keberadaan korban.

“Saksi bibinya ini mengatakan, sepulang dari kerja sekira pukul 16.00 melihat rumah dalam keadaan tertutup pintu terkunci. Namun dirinya tidak menyadari bahwa korban berada di dalam. Akhirnya ditinggal pergi. Tetapi niat untuk mengecek timbul. Akhirnya bersama keluarga dan tetangga pada Jumat malam memutuskan untuk mendobrak pintu kontrakan,” jelas Aipda Muheni merinci kronologi kejadian.

Ketika pintu kontrakan di dobrak di ruang dapur, tubuh RB terlihat sudah tak bernyawa, bergelantung dengan seutas tali yang mengikat kuat di lehernya, terpasang pada gawang atap tembok dapur. 

Kejadian itu sontak membuat keluarga histeris dan tetangga yang berkumpul turut terkejut sekaligus bersedih. Tanpa menunggu lama, peristiwa ini segera dilaporkan ke pihak perangkat kelurahan dan diteruskan ke kantor polisi untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi menggantung, akhirnya melaporkan ke perangkat kelurahan dan diteruskan ke kantor polisi,” tambahnya.

Tim kepolisian langsung turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara. Bersama petugas medis dan tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Blitar, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi tubuh korban serta lingkungan sekitar. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik, luka bekas penganiayaan, maupun tanda perlawanan yang menandakan adanya unsur kriminal atau perbuatan orang lain di balik kejadian ini.

“Dari hasil pemeriksaan petugas medis bersama sama tim Inafis Polres Blitar, di tubuh korban tidak ditemukan bekas tanda tanda kekerasan ataupun penganiayaan. Korban meninggal disebabkan karena bunuh diri dengan cara gantung diri,” pungkasnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti mengapa RB nekat mengakhiri hidupnya masih belum diketahui. Pihak kepolisian masih mendalami berbagai kemungkinan dan mengumpulkan keterangan dari orang-orang terdekat korban. 

Jenazah korban pun telah diserahkan sepenuhnya kepada keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa tragis ini menjadi duka mendalam bagi warga Karangrejo dan sekitarnya, sekaligus menjadi peringatan agar lebih peka terhadap perubahan perilaku atau beban masalah yang mungkin sedang dipikul orang terdekat.

 Reporter : Aziz 

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru