JOMBANG, SRTV.CO.ID – Upaya aparat gabungan TNI-Polri memberantas praktik perjudian sabung ayam di Kabupaten Jombang belum membuahkan hasil maksimal. Meski arena telah berulang kali dibongkar dan dibakar, aktivitas ilegal itu masih terus muncul dengan pola kucing - kucingan atau berpindah-pindah lokasi.
Praktik judi sabung ayam tersebut terdeteksi berlangsung secara sembunyi-sembunyi di wilayah Dusun Sendangrejo, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang. Aparat dari Polres Jombang bersama Polsek setempat dan Koramil Kodim 0814 Jombang bahkan telah menggelar sedikitnya dua kali razia gabungan sepanjang Februari hingga Maret 2026.
Namun, setiap kali penggerebekan dilakukan, para pelaku lebih dulu melarikan diri. Petugas hanya menemukan arena yang kemudian langsung dibongkar dan dimusnahkan di lokasi.
Dari hasil pendalaman, aparat mengungkap bahwa para pelaku menggunakan pola “kucing-kucingan” untuk menghindari penindakan. Kegiatan perjudian digelar di lokasi terpencil, jauh dari permukiman warga, dengan akses terbatas melalui jalan setapak. Waktu pelaksanaannya pun tidak menentu, meski kerap berlangsung pada akhir pekan.
Tak hanya di satu titik, aparat juga mengidentifikasi sedikitnya dua lokasi yang kerap dijadikan arena sabung ayam. Selain di Dusun Sendangrejo, aktivitas serupa juga ditemukan di wilayah Diwek. Meski telah beberapa kali dirazia, praktik tersebut kembali muncul di lokasi berbeda dalam kawasan yang sama.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan melalui Kasihumas Ipda Achmad Muzaiyin Noor menegaskan, pihaknya berkomitmen memberantas segala bentuk perjudian tanpa kompromi.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik perjudian dalam bentuk apa pun. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan Polri akan terus diperkuat melalui koordinasi intensif serta operasi gabungan yang bersifat mendadak guna memaksimalkan penindakan di lapangan.
Di sisi lain, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan aktivitas perjudian di lingkungan sekitar. Keterlibatan warga dinilai menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan pemantauan dan pendalaman untuk menelusuri jaringan pelaku serta memastikan penegakan hukum berjalan sesuai aturan
Editor : SRTVRedaksi