NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyederhanaan birokrasi dan kemudahan investasi. Hal ini diwujudkan dengan digelarnya kegiatan Promosi Investasi, Penerbitan NIB, serta Pelayanan Publik Terpadu yang berlangsung di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Selasa (14/4/2026).
"Total investasi yang masuk ke Nganjuk pada tahun 2025 mencapai kurang lebih Rp1,6 Triliun. Ini adalah bukti nyata bahwa kita sedang bertransformasi dari sektor pertanian menuju industri dan perdagangan," ungkap Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, yang akrab disapa Mas Handy.
Acara yang dikemas dalam bentuk Business Forum dan One-on-One Meeting ini bertujuan memberikan solusi nyata bagi investor, khususnya terkait harmonisasi regulasi dan tata ruang. Mas Handy menambahkan, Pemkab saat ini tengah merevisi RTRW untuk memfasilitasi kebutuhan ekspansi perusahaan agar semakin berkembang.
"Kabupaten Nganjuk secara total akan mendukung segala bentuk investasi. Jika Bapak/Ibu ingin mengekskalasikan usahanya menjadi lebih besar, segera sampaikan kepada kami. Kami siapkan seluruh kepala OPD untuk memfasilitasi kebutuhan panjenengan semua agar Nganjuk semakin maju, sejahtera, dan bermartabat," tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala DPMPTSP, Samsul Huda, menyampaikan bahwa forum ini hadir untuk menyelesaikan kendala administratif, terutama pasca berlakunya regulasi terbaru seperti PP 28 Tahun 2025. Pemerintah siap memberikan pelayanan "karpet merah" demi kelancaran bisnis.
"Investasi yang besar akan menjawab problematika mendasar daerah seperti kemiskinan dan inflasi. Kami juga menghadirkan BPJS Ketenagakerjaan agar perlindungan tenaga kerja lokal berjalan beriringan dengan kemajuan perusahaan," tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati juga berpesan agar para pengusaha tetap memprioritaskan penyerapan tenaga kerja asli putra daerah serta berkolaborasi dalam pengelolaan CSR untuk pembangunan infrastruktur yang lebih merata.
Editor : SRTVRedaksi