Rumah Buruh Pabrik di Nganjuk Ambruk Terseret Arus Sungai

Reporter : Boniman
Amblas : Rumah milik warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk amblas longsor ke sungai

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sebuah tragedi pilu menyelimuti warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Kota Nganjuk. Sebuah bangunan rumah mili Devi Wirawati seorang buruh pabrik, runtuh total dan hanyut terbawa arus sungai pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. 

"Rumah ini saya bangun dari hasil mengumpulkan penghasilan sebagai buruh pabrik, tapi sekarang sudah tidak tersisa sama sekali," ujar Devi Wirawati dengan suara bergetar menahan tangis. 

Kisah pilu ini bermula sejak Jumat dini hari, saat terdengar suara gesekan dan pergeseran struktur bangunan. Merasa kondisi tidak aman, Devi bersama suami dan keempat anaknya segera mengungsi ke rumah kerabat demi keselamatan jiwa. 

Pagi harinya, kondisi rumah semakin memprihatinkan, tampak miring parah dan genteng mulai berjatuhan, hingga akhirnya ambruk total dengan suara ledakan yang memekakkan telinga. 

"Saya tidak tahu pasti saat rumah roboh karena saat itu saya masih di tempat kerja. Saya baru tahu setelah mendapat kabar dari saudara," tambahnya menceritakan keterkejutannya. 

Sesampainya di lokasi, apa yang dilihatnya hanya puing-puing bangunan yang hanyut. Air mata tak mampu terbendung melihat hasil kerja kerasnya lenyap dalam sekejap. 

Diduga kuat, keruntuhan rumah ini disebabkan oleh tanah di bawah bangunan yang longsor dan terkikis terus-menerus oleh aliran sungai yang deras. Padahal, sekitar empat bulan lalu separuh bangunan ini sudah pernah mengalami kerusakan dan roboh. 

"Saya hanya bisa pasrah melihat rumah saya masuk ke sungai. Saya berharap segera ada bantuan agar bisa membangun tempat tinggal kembali," harapnya penuh haru. 

Kekhawatiran kini juga melanda tetangga sekitar. Rumah milik Ketua RT yang berada tepat di depannya terlihat kondisinya juga sudah sangat mengkhawatirkan. Pondasi bangunan tersebut dikabarkan sudah amblas dan menggantung sekitar satu meter, sangat berisiko jika tidak segera mendapatkan penanganan serius dari pihak berwenang sebelum terjadi musibah berikutnya.

Editor : SRTVRedaksi

Pemerintah
Berita Terpopuler
Berita Terbaru