Kirab Tumpeng Robyong Wujud Rasa Syukur Dusun Beran, Tanjungrejo Loceret

srtv.co.id

srtv.co.id Nganjuk| Nyadran salah satu adat istiadat yang sudah mengakar dan tumbuh berkembang di tanah jawa seperti halnya pagi ini dilakukan di Dusun Beran, Desa Tanjungrejo Loceret, pada Jumat (16/6/2023) pukul 08.30 WIB.

Nyadran ini dilakukan setiap tahun dengan berbagai hiburan dan kesenian telah dipersembahlkan termasuk kirap, kesenian jaranan/reog, langgeng bekso/tayuban dan disusul pengajian.

Baca juga: 805 GTT - PTT Disdik Nganjuk Belum Masuk Dapodik, Harapan Jadi PPPK Pupus

Untuk agenda nyadran yang diselenggarakan di dusun setempat menurut Kepala Dusun Joko W. dengan biasa disebut Mbah Wo Beran bersama Kades Tanjungrejo Patoni menceritakan asal-usul nyadran di desa dan dusunnya.

Baca juga: Memilukan di Nganjuk Ternyata ada 100 Pelajar Hamil Diluar Nikah

"Nyadran ini dilaksanakan setiap setahun sekali bertepatan Jumat Pon setiap bulan Selo dalam hitungan jawa," ucapnya.

Sedangkan tumpeng robyong yang di arak mengelilingi dusun salah satu bentuk wujud syukur masyarakat kepada tuhan Yang Maha Esa selama ini diberi sehat, rezeki yang banyak dan desanya aman tentram.

Baca juga: Jelang Panen,Jangan Sampai Spekulan Permainkan Harga di Nganjuk

Reporter: Red Bon

Editor : admin

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru