PKK dan DKPP Nganjuk Galakkan Teras Pangan B2SA untuk Kemandirian Keluarga dan Tekan Stunting

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Suasana panen sayuran bersama dan gerakan menanam Teras Pangan B2SA yang digelar oleh DKPP Kabupaten Nganjuk bersama TP PKK di halaman Gedung TP PKK kompleks Pemkab Nganjuk (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nganjuk bersama TP PKK se-Kabupaten Nganjuk sukses menggelar Gerakan Menanam Teras Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di halaman Gedung TP PKK kompleks Pemkab Nganjuk, Selasa (3/11/2026).

"Melalui gerakan menanam teras pangan B2SA ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Pekarangan rumah memiliki potensi besar jika dimanfaatkan dengan baik untuk menanam sayuran dan berbagai komoditas pangan lokal," ujar Sekretaris DKPP Kabupaten Nganjuk, Novi Ek Fatmawati. Rabu (4/11/2026)

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk S. Wahyuni Marhaen, Ketua I TP PKK Bidang Pembinaan Karakter Keluarga dr. Widhi Nastiti Trihandy, para istri Forkopimda, serta jajaran TP PKK kecamatan dan desa ini diisi dengan panen sayuran bersama serta aksi penanaman berbagai jenis tanaman hortikultura.

"Harapannya, masyarakat semakin terbiasa mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Dengan begitu, kualitas gizi keluarga bisa meningkat dan turut mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang lebih sehat dan berkualitas," imbuh Novi Ek Fatmawati.

Gerakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras melalui pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal.

"Melalui kader PKK, kami berharap gerakan ini bisa terus disosialisasikan dan diterapkan di lingkungan masing-masing. Tidak perlu menunggu memiliki lahan luas, pekarangan yang ada bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran yang bermanfaat bagi keluarga," pungkas Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, S. Wahyuni Marhaen.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru