NGANJUK, SRTV.CO.ID – Aksi pencurian alat dan mesin pertanian (alsintan) kembali meresahkan para petani di Kabupaten Nganjuk. Kali ini, dua unit mesin pompa air milik warga di area persawahan RT 01/RW 02 Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, menjadi sasaran komplotan pencuri.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Selasa malam, (27/10/2026) Dari dua unit mesin yang disasar, pelaku membawa kabur satu unit pompa air secara utuh.
Sementara itu, satu unit mesin pompa air modifikasi lainnya dibongkar di lokasi dan sejumlah komponen pentingnya digasak.
Kejadian ini pertama kali diketahui pada Rabu pagi (28/10/2026) oleh para pemiliknya, Slamet dan Darminto. Saat mendatangi area persawahan untuk menyalakan pompa untuk mengairi tanaman yang mulai kekeringan, terkejut melihat kondisi lokasi. Slamet mendapati pipa paralon miliknya sudah dalam keadaan patah dan mesinnya tidak ada di tempat.
Slamet dan Darminto yang mendapati pompa air diesel mereka hilang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Jogomerto.
Menindaklanjuti laporan warga, pihak pemdes segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP).
Menanggapi maraknya kasus pencurian alsintan, Pemerintah Desa Jogomerto bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas mengambil langkah preventif dengan memasang papan pengumuman serta pamflet imbauan di titik-titik strategis. Langkah ini dilakukan agar para petani dan warga meningkatkan kewaspadaan.
Perangkat Desa Jogomerto, Galih, membenarkan adanya peristiwa yang menimpa dua warganya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kasus pencurian mesin pompa di kawasan persawahan memang tergolong sering terjadi.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak desa mengajak seluruh masyarakat aktif menggalakkan siskamling dan melakukan kontrol lingkungan secara bersama-sama guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Editor : SRTVRedaksi