Satu Dekade PWI Nganjuk, Tetap Jadi Rumah Wartawan Penjaga Marwah Pers

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Satu dekade PWI Nganjuk kumpulan momen kegiatan organisasi selama sepuluh tahun perjalanan (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Nganjuk genap berusia 10 tahun atau satu dekade pada 28 Oktober 2026.

Sepanjang kurun waktu 2016‑2026, organisasi ini terus berjalan bersama masyarakat, menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pers di wilayah Kabupaten Nganjuk.

 “Kami melewati sepuluh tahun bukan hanya sebagai rentang waktu, melainkan perjalanan belajar untuk selalu solid menjaga kebersamaan antar‑wartawan,” ujar Ketua PWI Nganjuk Bagus Jati Kusumo. Rabu (28/10/2026)

 Perjalanan satu dekade itu diwarnai berbagai kegiatan, mulai dari pelantikan pengurus, konferensi, pelatihan jurnalistik, hingga kegiatan sosial bersama elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Banyak momen kebersamaan yang terekam sebagai bukti perjuangan para wartawan lokal.

 “Di usia satu dekade ini, PWI Nganjuk ingin semakin kompak, profesional, dan berintegritas,” kata Bagus Jati Kusumo.

 Selama ini PWI Nganjuk terus mengingatkan seluruh anggotanya agar tidak melupakan kode etik jurnalistik dalam setiap pemberitaan.

Organisasi ini berkomitmen agar setiap informasi yang disampaikan dapat dipercaya dan tidak merugikan pihak mana pun.

 “Kami akan terus menjaga marwah pers dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” tegas Bagus Jati Kusumo.

 PWI Nganjuk menyatakan bahwa wartawan punya tanggung jawab besar untuk menyajikan berita yang benar, seimbang, dan berguna bagi warga.

Tidak hanya mencari berita, tapi juga menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

“Kami menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Bagus Jati Kusumo.

 Ke depannya, PWI Nganjuk berharap tetap menjadi tempat berlindung dan berkembang bagi para wartawan, sekaligus terus menjaga kepercayaan publik.

 “Kami ingin tetap menjadi rumah bagi wartawan yang profesional dan bermartabat,” tutur Bagus Jati Kusumo.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru