Gedung Sekolah Direvitalisasi, Ratusan Siswa SDN 2 Ploso Nganjuk Belajar Lesehan di Gudang KDKMP

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Ratusan siswa SDN 2 Ploso Nganjuk antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan cara lesehan menggunakan meja lipat di Gudang KDKMP Ploso

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Ratusan siswa SDN 2 Ploso, Kecamatan Nganjuk, terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) di gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) setempat mulai Senin (12/10/2026). Langkah ini diambil lantaran gedung sekolah mereka sedang menjalani proses revitalisasi total.

"Total murid kami ada 305. Yang kelas 6, ada 59 siswa kita tempatkan di gedung madrasah. Nah sisanya, 246 siswa, belajar di KDKMP Ploso ini," ungkap Kepala SDN 2 Ploso, Dewi Choiria.

Penggunaan gudang KDKMP ini telah melalui mekanisme perizinan resmi. Pihak sekolah sebelumnya bersurat ke Kodim Nganjuk sebelum akhirnya berkoordinasi langsung dengan pengelola koperasi untuk pemanfaatan tempat sementara.

"Karena sekolah kami direvitalisasi, sehingga proses belajar mengajar dipindahkan ke sini. Kami mengajukan izin di sini, karena tempatnya cukup luas, dan bisa dipakai sampai nanti revitalisasi selesai. Kira-kira sampai akhir tahun ini. Jadi awal tahun kami sudah kembali ke ruang kelas," papar Dewi.

Suasana KBM di lokasi darurat ini terbilang berbeda dari biasanya. Tanpa ketersediaan papan tulis dan fasilitas kelas standar, pembelajaran dilakukan secara lesehan menggunakan meja lipat sederhana serta mengedepankan pola interaksi aktif antara guru dan murid.

"Prosesnya para murid lesehan. Pakai meja belajar yang lipat itu," tambah Dewi.

Sementara itu, pihak pengelola KDKMP menyambut baik penggunaan gudang tersebut setelah berkoordinasi dengan PT Agrinas. Kendati demikian, terdapat syarat khusus yang harus dipenuhi agar fungsi utama gudang tidak terganggu.

"Agrinas mengizinkan, dengan syarat, asal tidak mengganggu aktivitas droping barang. Karena sesuai target, akhir Oktober ini, KDKMP di sini harus sudah beroperasi," papar Manajer KDKMP Ploso, Elfreda Rasyid.

Pelaksanaan hari pertama belajar mengajar di lokasi darurat ini turut dipantau langsung oleh Danramil 01 Nganjuk, Kapten Inf Hadi Kuswantoro, bersama Lurah Ploso, Aswin Nizamiar, guna memastikan proses KBM berjalan aman dan lancar.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru