Kantor Desa Bacem Blitar Dibobol Maling, Laptop dan Proyektor Raib

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Polisi saat olah tempat kejadian perkara di kantor Desa Bacem. (Aziz/SRTV)

BLITAR, SRTV.CO.ID – Kantor Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar menjadi sasaran aksi pencurian. Sejumlah barang inventaris kantor berupa dua unit laptop dan dua proyektor raib digondol maling dengan total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 14 juta.

"Sudah dilaporkan ke kami. Polisi juga sudah olah tempat kejadian perkara. Kerugian diperkirakan Rp 14 juta," ujar Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni. Jumat (4/9/2026)

Aksi pembobolan pusat pelayanan publik tersebut pertama kali diketahui pada Rabu sore sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa berawal saat Kepala Desa Bacem, Sukadi, hendak memasuki ruang kerjanya untuk mempersiapkan agenda rapat bersama perangkat desa.

"Rencananya saksi dan perangkat desa hendak menggunakan laptop dan proyektor untuk rapat," tutur Saiful menjelaskan tujuan awal kades memasuki ruangan tersebut.

Saat berada di depan pintu, Sukadi sempat melihat kunci pintu sudah menancap di lubang kunci bagian luar. Awalnya ia tidak menyimpan kecurigaan dan mengira ada perangkat desa yang sedang meminjam proyektor untuk keperluan kerja.

"Saksi menduga ada yang meminjam proyektor," kata Saiful menggambarkan situasi awal sebelum disadari adanya aksi pencurian.

Namun kecurigaan mulai muncul saat Sukadi mengecek lemari kaca tempat penyimpanan proyektor yang ternyata sudah kosong.

Tak hanya proyektor, dua unit laptop yang sebelumnya berada di atas meja pelayanan warga juga tidak ada di tempat.

"Kepastian dibobol setelah menghubungi para perangkat desa tidak ada yang menggunakan atau meminjam," jelas Saiful mengenai langkah konfirmasi yang sempat dilakukan pihak desa.

Menyadari kantornya telah disatroni pencuri, pihak Desa Bacem langsung melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian setempat. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti.

"Polisi masih mengidentifikasi melalui kamera pengawas," pungkas Aiptu Saiful Muheni mengenai upaya penyelidikan yang sedang berjalan.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru