Dapur Rumah Warga Bagor Diamuk Si Jago Merah, Respon Cepat Damkarmat Nganjuk Gagalkan Kerugian Lebih Besar

Reporter : Boniman
Petugas Damkarmat Nganjuk saat melakukan penanganan dan pendinginan pada area dapur milik warga di Bagor Kulon, Kecamatan Bagor (Ist/Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID — Dapur milik Suroso (60), warga Dusun/Desa Bagor Kulon, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, hangus terbakar pada Sabtu (25/7/2026). Insiden kebakaran tersebut dipicu oleh adanya korsleting arus listrik yang dengan cepat membakar bagian atap dapur korban.

"Kami menerima laporan masuk dari warga melalui Call Center Damkarmat Nganjuk pukul 06.48 WIB. Tanpa mengulur waktu, Regu Siaga 1 Mako langsung meluncur dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 07.02 WIB untuk segera melakukan tindakan penanganan," ujar Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari atas bangunan dapur. 

Saat dipastikan, kobaran api ternyata sudah membesar. Warga sekitar pun panik dan langsung berinisiatif menghubungi pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk demi mencegah api merambat ke bangunan utama maupun pemukiman warga lainnya.

"Penyebab utama kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Berkat kesiapsiagaan anggota di lapangan serta bantuan dari masyarakat sekitar, proses pemadaman berjalan lancar dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.50 WIB," lanjut Imam Ashari.

Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan analisis medan, pemadaman, hingga pendataan serta penyisiran untuk memastikan tidak ada sisa bahan bakar yang berpotensi memicu api kembali. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian materiil yang dialami pemilik rumah diperkirakan mencapai Rp500 ribu.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru