Penemuan Kerangka Pemuda di Sumur Tua Gegerkan Warga Prambon Nganjuk 

Reporter : Mahbub Jamal
Polisi berada di TKP penemuan kerangka manusia di dalam sumur tua, Dusun Waung, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Nganjuk. (Istimewa/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Warga Dusun Waung, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk mendadak geger. Sebuah sumur tua yang lama tidak digunakan ternyata menjadi tempat persemayaman terakhir seorang pemuda yang sempat dinyatakan hilang sejak akhir Maret 2026 lalu.

Kerangka manusia tersebut pertama kali teridentifikasi pada Senin (20/7/2026), setelah warga curiga dengan tumpukan kain yang diangkat dari dalam sumur.

 "Awalnya kami menerima laporan dari warga terkait ditemukannya kerangka manusia. Sumur itu memang sudah lama tidak dipakai dan sejak kemarin mulai dibersihkan," tutur Anggota Reskrim Polsek Prambon Polres Nganjuk, Aipda Agung Riyadi kepada media.

Penemuan ini bermula saat warga bergotong-royong membersihkan sumur sejak Minggu (19/7/2026). Pada hari pertama, dua orang saksi mengangkat tumpukan kain yang disangka sampah biasa dan meletakkannya di samping sumur. Mereka sama sekali tidak menyadari ada kerangka manusia di dalam balutan kain tersebut karena kondisinya yang tertutup lumpur pekat.

"Baru tadi, saat sumur dikuras menggunakan mesin diesel, air semprotan membersihkan lumpur yang menempel pada tumpukan kain tersebut. Setelah lumpur hilang, warga menyadari adanya kerangka manusia yang masih terbungkus pakaian," jelas Aipda Agung Riyadi menambahkan kronologi kejadian.

Berdasarkan pemeriksaan medis awal dari Puskesmas Prambon, kondisi jenazah yang sudah menjadi kerangka mengindikasikan bahwa korban telah berada di dalam air selama lebih dari satu bulan.

Petugas kepolisian segera bergerak cepat mengamankan lokasi dan mengumpulkan barang bukti di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Titik terang identitas korban mulai terkuak setelah polisi mencocokkan properti yang melekat pada kerangka, seperti jaket, pakaian, sandal, dan topi.

Pihak keluarga memastikan bahwa barang-barang tersebut adalah milik MKA (23), pemuda setempat yang dilaporkan hilang sejak 29 Maret 2026.

"Kerangka manusia tersebut diduga merupakan Saudara MKA. Dugaan itu diperkuat oleh pakaian dan barang-barang yang dikenali pihak keluarga," ungkap Aipda Agung Riyadi.

Pihak keluarga juga membeberkan bahwa pemuda kelahiran tahun 2003 tersebut memiliki riwayat penyakit epilepsi, yang diperkuat dengan adanya dokumen medis pengobatan korban.

Hingga Senin sore, pihak kepolisian bersama warga masih terus melakukan proses pengurasan sumur menggunakan mesin diesel guna memastikan tidak ada bagian kerangka yang tertinggal.

Polisi juga masih mendalami penyebab pasti bagaimana korban bisa berada di dalam sumur, mengingat sumur tersebut sebenarnya memiliki pembatas dinding setinggi satu meter yang terlihat cukup jelas.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru