Sinergi Cepat PUPR Nganjuk dan BBWS Brantas, 'Lautan Sampah' di Saluran Plosorejo Akhirnya Bersih

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Petugas gabungan Dinas PUPR Nganjuk dan BBWS Brantas saat mengevakuasi tumpukan sampah yang menyumbat Saluran Irigasi B21 di Kelurahan Plosorejo, Nganjuk (Istimewa/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk bergerak cepat mengatasi persoalan lingkungan di wilayahnya. Melalui UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Mrican Kiri pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk, pemerintah berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas menggelar aksi pembersihan massal di Saluran B21, Kelurahan Plosorejo yang sempat dipenuhi tumpukan sampah.

Menurut Kepala Dinas PUPR Nganjuk, Onny Supriyono, kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antar instansi dalam mendukung optimalisasi sistem irigasi sekaligus menjaga kelancaran aliran air bagi masyarakat dan sektor pertanian.

"Petugas gabungan turun langsung dan membersihkan saluran secara manual menggunakan peralatan kerja. Sampah yang menumpuk diangkat satu per satu demi mengembalikan fungsi normal saluran," ungkap Onny, Senin (20/7/2026).

Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar program insidental, melainkan bagian dari operasi dan pemeliharaan rutin jaringan irigasi. Fokus utamanya adalah memulihkan kelancaran arus air agar pasokan untuk kawasan domestik maupun pertanian tidak terganggu.

"Pemeliharaan saluran irigasi menjadi salah satu upaya penting untuk memastikan aliran air tetap optimal. Karena itu, kami terus bersinergi dengan BBWS Brantas dalam menjaga kondisi jaringan irigasi agar dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya menambahkan.

Langkah taktis yang dilakukan oleh Dinas PUPR Nganjuk bersama BBWS Brantas ini pun langsung mendapat apresiasi dan respons positif dari warga yang tinggal di sekitar lokasi. Sebelum dibersihkan, kondisi saluran yang dipenuhi sampah memang dikeluhkan karena membuat aliran air mampet dan tidak berjalan maksimal.

"Terima kasih kepada petugas yang telah membersihkan saluran ini. Sebelumnya sampah menumpuk cukup banyak sehingga aliran air kurang lancar," kata Hardi, salah seorang warga sekitar lokasi.

Hardi juga berharap aksi ini bisa menjadi momentum bagi warga sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

"Setelah dibersihkan, kondisi saluran menjadi lebih bersih dan kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke saluran irigasi," harapnya.

Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk berharap kegiatan tersebut tidak hanya memulihkan fungsi fisik saluran, tetapi juga menjadi sentilan bagi kesadaran lingkungan masyarakat.

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan jaringan irigasi dan pencegahan banjir akibat penyumbatan membutuhkan partisipasi aktif warga dengan cara menghentikan kebiasaan membuang sampah ke saluran air.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru