Nggak Perlu Tiket ke Tokyo, Nganjuk Punya "Spot Jepang" Sendiri di Jalan Ahmad Yani

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Kelopak bunga Tabebuya yang tengah bermekaran menghiasi sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kawasan Ekonomi Nganjuk atau KEN (Zaki/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Langit biru bersih dengan sapuan awan putih cerah menaungi Kabupaten Nganjuk hari ini. Namun, ada yang tak biasa jika Anda melintasi jalur protokol Bumi Anjuk Ladang, khususnya di kawasan pedestrian Jalan Ahmad Yani.

Wajah kota mendadak berubah drastis, diselimuti pesona warna-warni dari bunga Pohon Tabebuya yang tengah mekar dengan begitu lebatnya.

Fenomena musiman ini sukses menyihir pandangan mata, mengubah sudut kota menjadi destinasi visual yang memikat warga lokal hingga pelancong luar daerah.

"Pemandangan bunga-bunga ini menciptakan suasana yang sangat estetik, layaknya kita sedang berada di Jepang atau Korea," ujar Anita, seorang warga Kecamatan Loceret yang sengaja datang ke Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) demi berburu momen langka ini, Senin (20/7/2026).

Kelopak bunga Tabebuya yang tengah bermekaran menghiasi sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kawasan Ekonomi Nganjuk atau KEN (Zaki/SRTV)

Warna-warni cerah kelopak Tabebuya tidak hanya bergelantungan mesra di setiap ranting pohon, tetapi juga berguguran secara alami memenuhi trotoar jalur pedestrian.

Alih-alih memberikan kesan kotor dan kumuh, gugurnya kelopak-kelopak bunga ini justru melahirkan atmosfer romantis yang mempercantik estetika tata kota di pusat ekonomi Nganjuk tersebut.

Hamparan kelopak di atas trotoar seolah menjelma menjadi karpet alam yang memanjakan setiap pasang mata yang melintas.

"Sengaja ke sini cuma buat foto-foto. Mumpung bunganya lagi lebat dan suasananya mirip banget sama musim semi di Jepang ya, sayang kalau dilewatkan," tambah Agista, rekan Anita, sembari sibuk membidikkan kamera ponselnya ke arah pepohonan.

Pemandangan indah bunga Tabebuya yang bermekaran dan berguguran di sepanjang trotoar Jalan Ahmad Yani, Nganjuk. (Zaki/SRTV)

Langkah Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam bersolek dan menata kota tampaknya kini membuahkan hasil yang manis.

Penanaman pohon Tabebuya di sepanjang jalur pedestrian yang awalnya ditujukan untuk ruang terbuka hijau yang rindang, kini memberikan bonus nilai estetika yang sangat tinggi.

Kawasan KEN kini tidak lagi sekadar menjadi pusat perputaran roda ekonomi daerah, melainkan telah menjelma menjadi destinasi wisata Instagramable dadakan.

Tempat ini menjadi ruang bagi masyarakat luas untuk bersantai, berswafoto, dan melepas penat, terutama saat senja mulai menyapa.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru