Melihat Keseruan Ratusan Anak di Jombang 'Puasa Gadget' Lewat Dolanan Tradisional

Reporter : M. Faiz Rahman
Keceriaan anak-anak di Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, saat kompak bermain Dakon dalam kegiatan "Dolanan Bareng" (Faiz/SRTV)

JOMBANG, SRTV.CO.ID — Mengisi waktu libur sekolah tidak selalu harus dihabiskan dengan bermain gawai (gadget) atau pergi ke tempat wisata yang mahal. Di Lapangan Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ratusan anak justru memilih cara berbeda. Mereka diajak kembali ke masa lalu dengan mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional. Senin (6/7/2026)

Kehadiran kegiatan bertajuk "Dolanan Bareng" yang diinisiasi oleh Forum Anak Desa Miagan ini mendapat sambutan luar biasa. Shiva, salah satu anak yang ikut menjadi peserta, mengaku sangat menikmati momen langka ini.

"Bermain bersama teman seperti ini jauh lebih menyenangkan dibanding menghabiskan waktu sendirian di depan layar telepon genggam," ujar Shiva di sela-sela keseruannya bermain.

Suasana lapangan pun tampak sangat hidup. Tawa dan sorak-sorai anak-anak terdengar bersahutan saat mereka berlari, bekerja sama, dan saling menyemangati. 

Berbagai permainan seru disajikan, mulai dari dakon, lompat tali, betengan, boy-boyan, gobak sodor, bakiak, hingga kelas eksperimen roket air yang edukatif.

Pihak penyelenggara mencatat ada sekitar 120 anak dari Desa Miagan dan sejumlah desa sekitarnya yang ikut meramaikan acara. 

Perwakilan penyelenggara dari Forum Anak Desa Miagan, Chusnul Khotimah, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari rasa prihatin melihat ketergantungan anak-anak terhadap gawai selama liburan.

"Kegiatan ini digelar berangkat dari keprihatinan melihat semakin banyak anak yang menghabiskan waktu libur dengan bermain gadget. Melalui permainan tradisional, kami ingin menghadirkan ruang bermain yang lebih sehat, aktif, serta memperkuat interaksi sosial antaranak," tutur Chusnul Khotimah.

Lebih lanjut, Chusnul menambahkan bahwa gerakan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini saja. "Dolanan Bareng" menjadi langkah awal untuk membangun gerakan puasa gadget di lingkungan desa. 

Harapannya, anak-anak bisa kembali akrab dengan warisan budaya lokal sekaligus memiliki lingkungan tumbuh kembang yang lebih positif, kompetitif, dan penuh kebersamaan.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru