Penuhi Panggilan, Sekda Nganjuk Bungkam Saat Tiba di Kantor Kejaksaan

Reporter : Mahbub Jamal
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, saat berjalan terburu-buru menuju ruang Kantor Kejaksaan Negeri Nganjuk dengan mengenakan pakaian dinas lengkap (Zaki/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Jajaran teras Pemerintah Kabupaten Nganjuk mendadak menjadi sorotan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, terpantau mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk pada Senin (6/7/2026) pagi.

Kedatangan pejabat tertinggi aparatur sipil negara di Nganjuk ini diduga kuat untuk memenuhi panggilan pemeriksaan terkait sebuah kasus hukum yang tengah bergulir.

Nur Solekan tiba di area Kantor Kejari Nganjuk sekitar pukul 09.50 WIB dengan menggunakan mobil pribadinya yang bernomor polisi AD 1574 TE. Kendaraan tersebut sempat berhenti sejenak di area depan sebelum akhirnya bergerak menuju halaman parkir belakang kantor korps adhyaksa tersebut.

Begitu turun dari mobil, pria yang masih mengenakan pakaian dinas lengkap tersebut langsung bergegas berjalan menuju ruang tunggu utama Kantor Kejari Nganjuk.

Sejumlah awak media yang sudah menunggu sejak pagi berusaha meminta keterangan mengenai maksud kedatangannya.

Namun, Nur Solekan memilih tidak mengeluarkan sepatah kata pun untuk memberikan konfirmasi. Ia hanya melempar senyuman kepada para wartawan yang memberondongnya dengan pertanyaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, agenda kedatangan Sekda Nganjuk hari ini memang untuk memenuhi panggilan pemeriksaan oleh tim penyidik kejaksaan.

Hingga saat ini, pihak Kejari Nganjuk belum memberikan pernyataan resmi mengenai detail materi pemeriksaan tersebut.

Meski demikian, kabar yang beredar santer di lingkungan penegak hukum menyebutkan bahwa pemanggilan Nur Solekan ini berkaitan erat dengan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Bendungan Margopatut.

Kasus ini memang sedang menjadi perhatian publik di Kabupaten Nganjuk dalam beberapa waktu terakhir.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru