Dua Hari Hilang, Seorang Nenek di Sumenep Dievakuasi SAR Gabungan Sudah Jadi Jenazah

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban dari sumur maut di Kecamatan Lenteng, Sumenep (Istimewa/SRTV)

SUMENEP, SRTV.CO.ID - Warga Desa Laklaok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep digegerkan oleh penemuan jenazah di dalam sebuah sumur sedalam 40 meter pada Rabu (01/07). Korban diketahui bernama Saenah (66), seorang nenek setempat yang 2 hari  sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama dua hari berturut-turut.

"Penemuan bermula dari air sumur yang digunakan untuk mandi berbau menyengat. Setelah melakukan pengecekan, terlihat jenazah yang ada di dalam sumur dengan kedalaman 40 meter tersebut," ujar Nur Hadi Santoso, Koordinator Pos SAR Sumenep

Mendapat laporan darurat tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung bergerak cepat dengan menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Sumenep. Tim yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.05 WIB tersebut langsung membekali diri dengan peralatan High Angle Rescue Technique (HART) untuk memulai medan evakuasi yang sempit dan dalam.

"Evakuasi korban diawali dengan menurunkan blower untuk mengeluarkan zat beracun dari dalam sumur berdiameter sekitar 1,2 meter itu terlebih dahulu. Evakuasi dilakukan dengan cara menurunkan satu rescuer yang menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) dengan teknik lowering," jelas Nur Hadi.

Nur Hadi menambahkan, setelah berada di posisi terdalam, tim menggunakan teknik khusus agar tubuh korban bisa ditarik secara aman ke permukaan tanpa kendala ruang yang sempit.

"Saat rescuer sampai di permukaan air di dalam sumur, rescuer tersebut memasangkan tali pada tubuh korban untuk dilakukan teknik lifting dengan cara penarikan oleh tim yang ada di atas," jelas Nur Hadi menambahkan detail teknis pengangkatan korban.

Setelah berjuang melawan kedalaman dan ancaman gas beracun selama kurang lebih 1 jam 10 menit, jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi keluar dari sumur pada pukul 12.25 WIB. Isak tangis keluarga langsung pecah saat jenazah Saenah dibawa menuju rumah duka.

"Setelah korban selesai dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai," terang Nanang Sigit Kepala Kantor SAR Surabaya yang sekaligus menutup operasi penyelamatan bersama unsur gabungan dari TNI, Polri, Puskesmas, hingga warga sekitar.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru