Gandeng Kader UPPKA dan GenRe, Kang Marhaen Dorong Kemandirian Ekonomi Nganjuk Lewat Digitalisasi

Reporter : Etna Laila
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi saat memberikan arahan Pelatihan Pemasaran Produk Secara Digital (Istimewa /SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus bergerak cepat mendorong pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat berbasis keluarga. 

Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Pemkab Nganjuk menggelar Pelatihan Pemasaran Produk Secara Digital bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Aula Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.

Pelatihan ini tidak hanya menyasar para pelaku usaha senior, melainkan juga memadukan semangat lintas generasi dengan melibatkan 90 peserta aktif. 

Komposisi peserta terdiri dari kader UPPKA perwakilan kecamatan, anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) jalur masyarakat, serta perwakilan Forum Generasi Berencana (GenRe) dan Saka Kencana Kabupaten Nganjuk.

"Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga akseptor melalui kegiatan usaha produktif sehingga dapat mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media digital untuk mengembangkan usaha," ujar Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini dalam laporannya.

Untuk memberikan bekal yang komprehensif, Dinas PPKB tidak bergerak sendiri. Pemkab Nganjuk turut menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk. 

Sinergi ini bertujuan mengupas tuntas regulasi pengembangan usaha sekaligus menangkap peluang bisnis riil di era digital.

"Saya ingin peserta yang hadir benar-benar memiliki usaha atau produk yang dapat dikembangkan. Pelatihan ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar hasilnya bisa langsung diterapkan dalam usaha masing-masing," tegas Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen saat memberikan arahan.

Kang Marhaen menekankan bahwa kunci sukses di era digital tidak sekadar menguasai aplikasi atau media sosial, melainkan fondasi mentalitas dari pelaku usahanya sendiri. 

Ia mendorong seluruh peserta untuk memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan tidak mudah tumbang oleh ketatnya persaingan pasar.

"Jangan hanya punya usaha, tetapi juga harus memiliki mental pengusaha. Seorang pengusaha harus tahu tujuan akhirnya apa dan bagaimana ukuran keberhasilannya. Mental yang kuat akan membuat kita terus berkembang dan tidak mudah menyerah," tambahnya dengan penuh semangat.

Melalui program terintegrasi ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menargetkan kelompok UPPKA tidak hanya sekadar bertahan, namun mampu naik kelas. 

Digitalisasi pemasaran diharapkan menjadi keran pembuka perluasan jaringan pasar yang mampu memperkuat kemandirian ekonomi dari tingkat keluarga hingga berdampak luas pada kesejahteraan masyarakat Nganjuk secara makro.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru