Naik Andong dan Bagi-Bagi Jajanan, Kadisdik Nganjuk Sukseskan Kirab Hambangun Projo 2026

Reporter : Boniman
Kadisdik Nganjuk Puguh Harnoto, bersama istri turut memeriahkan suasana dengan menaiki andong sebagai alat transportasi utama mereka sepanjang kirab. (Mr, Boni, SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk kembali menggelar tradisi tahunan yang sarat akan makna budaya dan rasa syukur, yakni boyong dan sedekah bumi Hambangun Projo. 

Acara peringatan perjalanan panjang sejarah pemerintahan Nganjuk sejak 6 Juni 1880 hingga tahun 2026 ini dipastikan siap menyapa dan menghibur masyarakat luas pada akhir pekan ini, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Prosesi kirab mengambil rute sakral, bergerak mulai dari Alun-Alun Berbek menuju Pendopo KRT Sosrokoesoemo," jelas Kabag Prokopim Pemkab Nganjuk Samsudin

Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, bersama istri turut memeriahkan suasana dengan menaiki andong sebagai alat transportasi utama mereka sepanjang kirab. 

Di sepanjang rute tersebut, masyarakat disuguhkan parade budaya yang memukau, mulai dari arak-arakan Boyong Natapraja, gunungan raksasa dari hasil bumi lokal, hingga berbagai bentuk kearifan lokal yang menjadi simbol kemakmuran sekaligus identitas kebanggaan warga Nganjuk.

"Agenda tahunan ini bukan sekadar tontonan semata, melainkan manifestasi nyata dari pelestarian budaya leluhur," ujar Puguh menekankan pentingnya menjaga nilai tradisi.

Aksi simpatik juga terlihat di lapangan saat Puguh bersama istri mengulurkan tangan untuk membagikan makanan ringan (snack) kepada anak-anak SD, SMP, serta warga masyarakat yang telah berjejer rapi di sepanjang rute Alun-Alun Berbek hingga Alun-Alun Nganjuk. 

Suasana pun bertambah ramai dan antusias saat warga menyaksikan kehadiran gunungan hasil bumi dalam prosesi sedekah bumi sebagai bentuk ucapan syukur kolektif atas berkah kesuburan tanah.

"Boyong dan Sedekah Bumi Hambangun Projo ini adalah cermin jati diri kita sebagai masyarakat Nganjuk yang tidak pernah lupa pada akar sejarah dan budaya leluhur. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya bersyukur atas melimpahnya hasil bumi yang kita nikmati, tetapi juga memperkuat pondasi gotong royong untuk membawa Nganjuk Melesat maju," pungkas Puguh Harnoto.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru