Berita  

Waspada Virus Nipah, Begini Cara Lindungi Diri dan Keluarga

Nganjuk, SRTV.CO.ID – Ancaman penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kondisi mematikan kini mengingatkan masyarakat Nganjuk untuk meningkatkan kewaspadaan. Virus Nipah (NiV), sebuah penyakit zonosis dengan risiko fatalitas tinggi, menjadi perhatian serius setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk mengeluarkan imbauan penting untuk seluruh lapisan masyarakat.

“Tanpa obat dan vaksin spesifik, disiplin dalam pencegahan adalah satu-satunya pertahanan kita,” ujar dr. Tien Farida Yani, Kepala Dinas Kesehatan Nganjuk. Sabtu (7/2/2026)

Virus yang bisa menular dari hewan ke manusia bahkan antar manusia ini umumnya menyebar melalui buah-buahan atau pohon yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawar terinfeksi. Penularan juga dapat terjadi melalui kontak dengan hewan perantara seperti babi yang sudah terinfeksi, maupun melalui cairan tubuh pasien yang terkena virus.

Gejala awal yang sering dianggap sepele karena menyerupai flu biasa, seperti demam, sakit kepala hebat, nyeri otot, sakit tenggorokan, dan muntah. Bisa berkembang menjadi kondisi parah seperti koma atau ensefalitis.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, masyarakat diimbau menerapkan berbagai langkah preventif. Mulai dari mencuci dan kupas buah secara menyeluruh sebelum dikonsumsi, menghindari konsumsi nira mentah, hingga memastikan daging dimasak hingga benar-benar matang.

Bagi petugas pemotong hewan dan peternak, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi keharusan.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga akan terus melakukan sosialisasi dan pemantauan guna memastikan informasi akurat dapat menjangkau seluruh masyarakat. “Dengan kerja sama dan kesadaran tinggi, kita bisa melindungi diri dari bahaya yang nyata ini,” pungkas dr. Tien Farida.

Reporter. : Etna
Editor : Tim Redaksi SRTV

Exit mobile version