Pemuda Wilangan Tewas Tenggelam di Bendungan Semantok

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Seorang pemuda bernama Doni Trisetyawan (20), warga Dusun Gaeng Desa Ngudikan Kecamatan Wilangan, tewas tenggelam setelah mencoba mengambil kail pancing yang tersangkut tumbuhan di area Genangan Barat Bendungan Semantok, Desa Sambikerep Kecamatan Rejoso. Selasa (10/2/2027)

Kasi Humas Polres Nganjuk IPTU Fajar Kurniadhi menyampaikan peristiwa bermula ketika korban bersama temannya berangkat ke bendungan sekitar pukul 04.30 WIB untuk memancing ikan. Mulai sekitar pukul 05.30 WIB, mereka melakukan aktivitas memancing dengan melempar umpan dari pinggir bendungan.

“Sekitar pukul 07.00 WIB, umpan atau kail milik korban tersangkut pada tumbuhan di dalam bendungan. Korban kemudian melepas bajunya dan masuk ke dalam air yang kedalamannya sekitar 5 meter untuk melepaskan kail itu,” jelas Iptu Fajar

Karena tidak bisa berenang, korban meminta tolong, saat itu juga teman korban berusaha menolong “Keterangan dari saksi karena korban panik menarik tubuhnya hingga saksi mengalami kram dan terpaksa melepaskannya.” Terang Iptu Fajar

Setelah kramnya sembuh, saksi kembali berusaha menolong dengan berenang, namun sayang korban sudah tenggelam, kemudian tubuh korban dibawa ke tepi waduk.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut , melapor kepada perangkat desa Sambikerep, yang selanjutnya menghubungi bhabinkamtibmas dan Polsek Rejoso. “Tim Inafis Polres Nganjuk melakukan identifikasi, sedangkan Puskesmas Rejoso melakukan pemeriksaan ke jenazah. Hasil visum luar menunjukkan tidak ada tanda penganiayaan lainnya. Keluarga korban telah menerima kejadian ini dan tidak akan menuntut pihak manapun, serta siap membuat surat pernyataan terkait kematiannya.” Ungkap Iptu Fajar.

Iptu Fajar mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar area perairan, baik itu bendungan, sungai, maupun danau. Hindari memasuki air jika tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai, dan selalu perhatikan tanda-tanda bahaya yang ada di lokasi.

“Untuk keluarga korban, kami ucapkan belasungkawa yang mendalam. Tim kami akan terus membantu proses yang diperlukan hingga jenazah dapat dimakamkan dengan layak,” katanya.

Reporter : Etna
Editor : Tim Redaksi SRTV

Exit mobile version