Berita  

Hati-hati Begal Payudara Berkeliaran di Nganjuk, Banyak Korban Mulai Berani Speak Up

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Keresahan tengah menghantui warga Nganjuk, khususnya kaum perempuan. Jagat maya dihebohkan dengan pengakuan beruntun dari sejumlah korban pelecehan seksual jalanan atau begal payudara yang beraksi di berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk.

Fenomena ini mencuat setelah akun TikTok @nganjuk.undercover mengunggah tangkapan layar pesan singkat seorang korban pada Kamis (12/2/2026)

Korban tersebut mengaku pernah mengalami pelecehan di wilayah Kecamatan Pace. “Kak mengenai soal begal payudara di Sukomoro, aku juga ngalamin di Pace,” tulis pesan tersebut yang kemudian viral.

Berdasarkan pantauan di kolom komentar, aksi pelaku tergolong nekat dan telah terjadi di berbagai titik seperti Berbek, Baron, hingga Prambon.

Salah satu akun,@faa, menceritakan pengalaman dramatisnya saat harus mempertahankan diri dari kejaran pelaku.

“Aku juga pernah kak, dikejar dari Berbek sampe Kuncir sampe aku nangis parah, dia jatoh gara-gara tak tendang montornya,” tulisnya.

Tak hanya terjadi di malam hari, aksi ini juga menyasar korban di sore hari saat cuaca hujan. Akun@Putriii membagikan ciri-ciri pelaku yang menyasar adiknya di daerah Jekek, Baron. Pelaku diketahui menggunakan motor Vario merah, helm INK, dan jaket hitam.

Sementara itu, akun @hana mengaku pernah menjadi korban di Sugihwaras, Prambon dengan ciri-ciri pelaku menggunakan jas hujan biru pinguin.

Menanggapi keresahan masyarakat yang meluas di media sosial, pihak kepolisian segera mengambil langkah. Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Fajar Kurniadi, menyatakan pihaknya akan melakukan penelusuran melalui pusat data laporan kepolisian.

“Ijin saya cek dulu di laporan di 110,” ujar Iptu Fajar saat dikonfirmasi pada Jumat (13/2).

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejadian tersebut secara resmi agar kepolisian memiliki dasar hukum yang kuat untuk bertindak.

“Mohon kalau ada kejadian tersebut segera dilaporkan biar ada tindak lanjutnya. Kami sampaikan agar personel patroli untuk antisipasi ciri-ciri pelaku yang disampaikan pada saat patroli mobile,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 9.000 suka dan ratusan komentar.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi perempuan yang sering pulang malam, serta sebisa mungkin menghindari jalanan yang sepi dan minim penerangan.

Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor. : Tim Redaksi SRTV

Exit mobile version