KEDIRI, SRTV.CO.ID – PT Sumber Data Indonesia (SDI) melalui brand Zetta resmi meluncurkan paket internet retail berkecepatan 50 Mbps dengan harga Rp100 ribu per bulan. Produk ini diperkenalkan bersamaan dengan perayaan keberhasilan Zetta mengantongi lisensi Network Access Provider (NAP) dalam ajang Zetta Elevation Night bertajuk Harmoni Malam Nusantara di Grand Surya Hotel Kediri, Sabtu (31/1/2026).
Peluncuran paket internet berharga terjangkau tersebut menjadi sorotan karena dilakukan di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlanjut pada 2026. Dengan tarif Rp100 ribu per bulan, Zetta menyasar pelanggan rumahan, pelaku UMKM, hingga masyarakat di daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses internet berkualitas.
CEO PT Sumber Data Indonesia, Andi Santoso, mengatakan kebijakan harga ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memperluas akses digital secara merata. Menurutnya, internet kini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Internet sekarang sudah menjadi kebutuhan pokok, setara dengan nasi. Kami ingin tidak ada lagi disparitas harga antara kota dan desa, dengan tetap menghadirkan layanan berkualitas prima dan terjangkau,” ujar Andi.
Ia menjelaskan, peluncuran paket 50 Mbps dengan harga ekonomis ini merupakan bagian dari strategi adaptasi perusahaan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Di saat banyak sektor melakukan efisiensi, Zetta justru memilih memperluas penetrasi layanan digital sebagai investasi jangka panjang.
Selain paket retail, Zetta juga meluncurkan layanan Dedicated Internet dengan kecepatan hingga 1 Gbps seharga Rp5 juta per bulan. Layanan ini ditujukan bagi mitra ISP serta pelaku usaha yang membutuhkan koneksi internet stabil dan andal untuk mendukung operasional skala besar.
“Ini bagian dari strategi kami menjaga ekosistem digital tetap tumbuh, mulai dari pelanggan rumahan, UMKM, hingga mitra bisnis,” tambahnya.
Peluncuran produk tersebut bertepatan dengan pencapaian penting Zetta setelah resmi mengantongi lisensi NAP. Lisensi ini memungkinkan perusahaan mengelola jaringan akses internet secara lebih luas dan mandiri, sekaligus memperkuat posisi Zetta di industri telekomunikasi nasional.
Acara Zetta Elevation Night dihadiri sekitar 250 tamu undangan yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, institusi pendidikan, mitra strategis, hingga pelaku UMKM. Dalam kesempatan yang sama, Zetta juga meluncurkan program Zetta Zone sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.
Program Zetta Zone menyediakan fasilitas internet gratis, mesin point of sales (POS), serta aplikasi kasir bagi pelaku UMKM, khususnya kafe dan restoran. Program ini diharapkan mampu mendorong percepatan digitalisasi usaha kecil di daerah.
“Kami memulai uji coba di Kediri dengan 10 kafe. Targetnya menjangkau 400 UMKM di Kota dan Kabupaten Kediri. Syaratnya sederhana, minimal 100 pengunjung per hari,” jelas Andi.
Kepercayaan terhadap kualitas layanan Zetta juga datang dari mitra bisnis. Ainun Najib dari PT Mahwira Nusantara Group Lumajang mengaku telah menggunakan layanan SDI selama tiga tahun terakhir dan merasakan stabilitas jaringan yang mendukung kegiatan usahanya.
“Koneksinya bagus, terutama jalur Singapura yang premium. Bahkan saat kabel laut internasional bermasalah, jaringan kami tetap aman. Dukungan NOC 24 jam juga sangat responsif,” ungkapnya.
Sementara itu, General Manager Technical PT SDI, Niko, menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur jaringan akan terus dilakukan, termasuk melalui kolaborasi dengan mitra lokal untuk menjangkau wilayah yang selama ini sulit diakses.
“Saat ini fokus kami masih di perkotaan, namun dengan lisensi NAP dan 15 cabang di seluruh Indonesia, kami optimistis dapat memperluas layanan secara bertahap dan merata,” pungkas Niko.
Reporter : Ahmad Bayu Giandika
Editor : AMS
