Berita  

Pasokan Pupuk Subsidi di Ponorogo Tembus 64 Ribu Ton, Petani Diuntungkan

pupuk subsidi Ponorogo, pasokan pupuk, stok pupuk subsidi, petani Ponorogo

PONOROGO, SRTV.CO.ID — Ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Ponorogo pada tahun ini dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sektor pertanian. Pemerintah pusat mengalokasikan sekitar 64 ribu ton pupuk subsidi yang terdiri dari berbagai jenis pupuk utama.

Alokasi tersebut meliputi pupuk Urea, NPK (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium), ZA, serta pupuk organik. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Ponorogo, Tamar Mahara, mengatakan bahwa kuota terbesar berasal dari pupuk Urea dan NPK.

Untuk tahun ini, alokasi pupuk subsidi terdiri dari Urea sebanyak 33,1 ribu ton, NPK 27,4 ribu ton, ZA 6 ton, serta pupuk organik sekitar 4,4 ribu ton,” ujar Tamar, Rabu (14/1/2025).

Menurutnya, jumlah tersebut relatif sesuai dengan kebutuhan petani yang tercantum dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Bahkan, alokasi pupuk Urea hampir sepenuhnya memenuhi usulan, sementara pupuk ZA justru melebihi kebutuhan yang diajukan.

Tamar menambahkan, tingkat serapan pupuk bersubsidi di Ponorogo pada tahun sebelumnya tergolong tinggi. Pada 2025, dari total alokasi pupuk Urea sebesar 35 ribu ton, sebanyak 33,7 ribu ton atau sekitar 95 persen berhasil terserap. Untuk pupuk NPK dan ZA, tingkat serapan masing-masing mencapai 98 persen dan 95 persen.

Sementara pupuk organik, serapannya sekitar 73 persen,” jelasnya.

Ia juga menyebut masih terbuka peluang penambahan kuota pupuk subsidi pada tahun berjalan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, tambahan alokasi biasanya dilakukan melalui mekanisme realokasi dari daerah yang tingkat serapannya rendah.

Biasanya di akhir tahun ada re-alokasi. Pupuk dari daerah yang tidak terserap akan dialihkan ke wilayah dengan kebutuhan tinggi,” terangnya.

Tamar mengimbau para petani agar memanfaatkan pupuk bersubsidi secara optimal dan sesuai peruntukan. Tingkat serapan pupuk, kata dia, menjadi salah satu indikator penting dalam penentuan alokasi pada tahun berikutnya.

Saat ini distribusi pupuk subsidi sudah dapat dilakukan untuk mendukung musim tanam awal tahun,” pungkasnya.*

Reporter: Soni Prasetyo
Editor: Hadiyin

Exit mobile version