Nganjuk, SRTV.CO.ID – Komunitas Nganjuk Peduli menggelar kegiatan tasyakuran dan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan sosial dan keagamaan tersebut berlangsung khidmat di Sekretariat Nganjuk Peduli yang berlokasi di Jalan Semeru, Perum Putra Mandiri Residence, Kelurahan Kramat, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Komunitas Nganjuk Peduli, perwakilan sejumlah komunitas mitra, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim penerima santunan.
Acara berlangsung sederhana namun penuh makna, sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur. Minggu (18/1/2026)
Selain melibatkan internal komunitas, kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah komunitas lain, di antaranya komunitas tukang becak, ojek online, serta Kampung Halaman Griya Lansia.
Kolaborasi lintas komunitas ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Tak hanya sebagai peringatan hari besar keagamaan, tasyakuran ini juga menjadi ungkapan rasa syukur Pembina Komunitas Nganjuk Peduli, Yuni Shopia, atas diresmikannya usaha Ina Sri Sedono Salon Day.

Usaha tersebut beralamat di Jalan Cempaka Nomor 19, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, dan resmi beroperasi pada Sabtu 17 Januari 2026.
Ketua Komunitas Nganjuk Peduli, Supadi, menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan santunan kepada 15 anak yatim yang telah melalui proses pendataan secara menyeluruh.
“Sebanyak 15 anak yatim menerima santunan. Sebelum penyaluran, Tim Nganjuk Peduli terlebih dahulu melakukan survei dan pendataan agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Supadi.
Menurut Supadi, kegiatan santunan anak yatim merupakan salah satu program rutin Komunitas Nganjuk Peduli yang sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam, khususnya dalam momentum peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Selain penyerahan santunan, rangkaian acara juga diisi dengan tahlil dan doa bersama yang dipanjatkan untuk para leluhur, serta pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW.
Suasana religius terasa kental sepanjang acara, dengan harapan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Nganjuk Peduli berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam hal kepedulian terhadap sesama, dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kita semua bisa mengambil teladan dari Nabi Muhammad SAW, terutama dalam menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama,” kata Adi, sapaan akrab Ketua Nganjuk Peduli.
Adi menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas diresmikannya usaha milik pembina Komunitas Nganjuk Peduli. Ia berharap doa-doa yang dipanjatkan, khususnya dari anak-anak yatim, dapat membawa keberkahan dan kelancaran bagi usaha tersebut.
“Alhamdulillah, pada pembina kami meresmikan usahanya. Semoga doa anak-anak yatim membawa keberkahan, kelancaran, dan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Komunitas Nganjuk Peduli berharap kegiatan tasyakuran dan santunan anak yatim ini dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.
Hal tersebut sebagai bentuk komitmen komunitas dalam menjalankan kegiatan sosial dan keagamaan, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat luas.
Reporter : Asep Bahar
Editor : Tim Redaksi SRTV












