Pacitan, SRTV.CO.ID – Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menyatakan dukungan penuh terhadap 11 Program Desa Astacita yang menjadi arah pembangunan desa pada 2026.
Ia menekankan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat desa, dengan kepala desa sebagai garda terdepan.
Penegasan itu disampaikan Kapolres saat menghadiri Forum Komunikasi Kepala Desa Kabupaten Pacitan, Jumat (16/1/2026) malam.
Dalam forum tersebut, AKBP Ayub menyebut kepala desa dan perangkatnya sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Menurut Kapolres, sepanjang 2025 situasi kamtibmas di desa-desa Pacitan relatif aman dan terkendali. Kondisi itu, kata dia, tidak lepas dari peran aktif kepala desa, perangkat desa, serta Bhabinkamtibmas di lapangan.
“Situasi desa selama 2025 cukup kondusif. Ini hasil kerja bersama. Saya mengapresiasi seluruh kepala desa dan perangkat desa yang selama ini aktif menjaga keamanan wilayahnya,” ujar AKBP Ayub.
Memasuki 2026, Kapolres berharap stabilitas tersebut tidak hanya dipertahankan, tetapi ditingkatkan. Ia menegaskan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di tengah bergulirnya berbagai program strategis desa.
“Ke depan, kepala desa bersama Bhabinkamtibmas harus menjadi ujung tombak pertama dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Dukungan Polres Pacitan terhadap 11 Program Desa Astacita juga didasari keyakinan bahwa program-program tersebut akan memperkuat kemandirian desa.
Mulai dari revitalisasi BUMDes, ketahanan pangan, swasembada energi dan air, hingga digitalisasi desa.
Selain itu, program pengembangan produk unggulan dan hilirisasi, desa ekspor, serta pemberdayaan pemuda desa dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal jika dijalankan dalam situasi yang aman dan kondusif.
Tak kalah penting, pengembangan desa wisata tematik, penguatan tata kelola Dana Desa, serta desa tangguh iklim dan bencana juga membutuhkan stabilitas wilayah agar berjalan optimal dan berkelanjutan.
Kapolres menegaskan, tanpa keamanan, seluruh agenda pembangunan desa akan sulit mencapai hasil maksimal.
“Keamanan adalah fondasi pembangunan. Jika desa aman, semua program pemberdayaan dan pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Reporter : Rj
Editor : Tim Redaksi SRTV












