Nganjuk, SRTV.CO.ID – Seekor sapi milik Eko Setiawan, warga Desa Jatigreges, Kecamatan Pace, Nganjuk, berhasil dievakuasi setelah tercebur ke dalam sumur tua.
Proses penyelamatan yang berlangsung dramatis tersebut memakan waktu sekitar enam jam hingga sapi berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat.
Peristiwa ini bermula saat sapi tersebut terlepas dari tali pengikatnya di kandang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkarmat) Nganjuk, Imam Ashari mengatakan, menurut anak pemilik sapi, Aprilia Sasmitra, bahwa hewan ternak tersebut keluar melalui samping rumah dan tidak sengaja menginjak penutup sumur yang sudah tidak terpakai, pada Rabu (14/1/2026) malam.
Pihak keluarga sempat mencoba melakukan evakuasi mandiri bersama tetangga sekitar pukul 23.30 WIB.
Namun, karena posisi sumur yang dalam dan bobot sapi yang berat, mereka akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk.
Lanjut Kepala Damkarmat, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan tepat pada tengah malam dan segera menerjunkan personel dari Pos Damkar Pace serta Markas Besar.
“Setelah melakukan asesmen di lokasi, kami menemukan bahwa sumur cukup dalam dan alat derek yang kami miliki tidak mampu mengangkat hewan besar seperti sapi,” ujar Imam Ashari, Kamis (15/1/2026).
Menghadapi keterbatasan alat, petugas mengambil langkah kreatif dengan meminjam tiga unit derek milik warga pengusaha sound system setempat.
Dengan bantuan alat tersebut dan kerja sama yang solid antara petugas serta masyarakat, sapi akhirnya berhasil ditarik ke permukaan, pada Kamis, (15/1/2026) pagi.
Imam menekankan bahwa kendala utama dalam misi penyelamatan ini adalah spesifikasi alat yang belum memadai untuk menangani hewan ternak besar di medan yang sempit.
“Kendala utama dalam evakuasi adalah ketidakmampuan alat untuk menangani hewan besar, sehingga kerja sama dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penyelamatan kali ini,” pungkasnya.
Kini, sapi tersebut telah kembali ke kandangnya. Meski sempat terjebak di dalam sumur selama berjam-jam, kondisi kesehatan sapi dilaporkan stabil setelah mendapatkan penanganan pasca-evakuasi.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV
