Berita  

Dongkrak Kunjungan Wisata, Pemkab Tulungagung Siapkan Revitalisasi Pantai Popoh

Kawasan wisata Pantai Popoh Tulungagung yang kini mulai minim dikunjungi wisatawan, sehingga banyak sarana dan prasarana yang perlu ditingkatkan (isal)

TULUNGAGUNG, SRTV.CO.ID — Kondisi wisata Pantai Popoh, satu-satunya destinasi pantai yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saat ini masih sepi pengunjung. Meski demikian, Pemkab Tulungagung berencana melakukan sejumlah langkah pengembangan guna menghidupkan kembali daya tarik pantai tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Ardian Candra, menyampaikan bahwa Pantai Popoh menjadi satu-satunya objek wisata pantai yang sepenuhnya berada di bawah pengelolaan pemerintah daerah, baik dari sisi operasional maupun pengelolaan pendapatannya.

Ia mengakui, Pantai Popoh sempat menjadi destinasi unggulan dan favorit wisatawan pada awal 2000-an. Namun, seiring berjalannya waktu, minat kunjungan wisatawan terus menurun hingga kini kondisinya dinilai memprihatinkan.

Kami tidak menampik, saat ini Pantai Popoh memang sangat sepi pengunjung. Wisatawan cenderung memilih destinasi pantai lain,” ujar Ardian, Kamis (15/1/2026).

Meski menghadapi penurunan kunjungan, Disbudpar Tulungagung tetap berupaya mengembalikan daya tarik Pantai Popoh, terutama saat momen libur nasional. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengembangan kawasan wisata melalui pembenahan fasilitas yang ada.

Secara teknis, pengembangan tersebut mencakup revitalisasi sarana dan prasarana yang mulai rusak, serta rencana penambahan wahana permainan anak agar Pantai Popoh lebih ramah bagi wisata keluarga.

Kondisi fasilitas saat ini memang membutuhkan perhatian serius. Kami merencanakan perbaikan sarana serta penambahan wahana agar Pantai Popoh kembali diminati wisatawan,” jelasnya.

Ardian menambahkan, rencana pengembangan tersebut masih akan diajukan kepada Bupati Tulungagung, mengingat kebutuhan anggaran yang cukup besar. Upaya ini juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Selain dikelola langsung oleh pemerintah daerah, Disbudpar juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga atau investor, seperti pola pengelolaan yang diterapkan di Pantai Midodaren. Namun, opsi tersebut masih memerlukan kajian mendalam serta penjajakan investor yang benar-benar serius.

Jika nantinya pengelolaan oleh investor menjadi pilihan karena keterbatasan anggaran daerah, kami tentu terbuka. Sementara ini, retribusi masuk Pantai Popoh tetap kami aktifkan sebagai upaya mengejar PAD,” pungkasnya.*

Reporter: Sholeh Sirri
Editor: AMS

Exit mobile version